Ia menjelaskan Masjid Raya Darussalam dipilih sebagai lokasi penyaluran karena memiliki nilai historis yang kuat bagi masyarakat Samarinda.
Selain menjadi salah satu masjid bersejarah, keberadaannya juga menjadi bagian penting dari perjalanan keagamaan di Kota Tepian.
“Masjid Raya Darussalam memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi Kota Samarinda. Karena itu, bantuan sapi kurban dari Presiden ditempatkan di masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat ini,” katanya.

Selain bantuan dari Presiden, Pemerintah Kota Samarinda juga menyalurkan sekitar 20 ekor sapi kurban ke sejumlah masjid di berbagai wilayah kota.
Ia memastikan seluruh bantuan tersebut tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Saya memastikan seluruh bantuan sapi kurban yang disalurkan Pemerintah Kota Samarinda tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah,” tegasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar