BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Momentum Iduladha 1447 Hijriah membawa kebanggaan tersendiri bagi peternak di Balikpapan.
Tahun ini, sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk masyarakat Balikpapan dipastikan dibeli langsung dari peternak lokal, sekaligus menjadi dorongan positif bagi sektor peternakan daerah.
Sapi jenis simmental berbobot sekitar 1.050 kilogram tersebut berasal dari kawasan Gunung Binjai, Teritip, Balikpapan Timur. Hewan kurban itu nantinya akan disembelih di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center pada Hari Raya Iduladha mendatang.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Balikpapan, Muhammad Arif Fadilah mengatakan proses pengadaan sapi bantuan Presiden telah selesai dilakukan melalui Sekretariat Presiden.
“Sudah deal kemarin dan diambil dari peternak Balikpapan. Soal harga langsung Sekretariat Presiden,” ujarnya, pada Sabtu (23/5/2026).
Menurut Arif, ini menjadi kali kedua Balikpapan menerima bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia.
Pemerintah kota menyambut baik program tersebut karena dinilai tidak hanya membantu masyarakat penerima daging kurban, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung kepada peternak lokal.
“Ini tentu sangat membantu peternak lokal karena sapi yang dipilih berasal dari Balikpapan sendiri,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih. Ia menyebut keberhasilan peternak lokal menyediakan sapi berbobot lebih dari satu ton menjadi bukti kualitas peternakan di Balikpapan terus berkembang. “Sapi berasal dari peternak lokal, yakni dari Gunung Binjai Teritip,” ujarnya.
Menurut Sri, kemampuan peternak lokal memenuhi standar hewan kurban bantuan Presiden menunjukkan sektor peternakan daerah mampu bersaing di tingkat nasional.
Selain itu, sapi bantuan Presiden juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh oleh dokter hewan berwenang di Balikpapan.
“Sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan hewannya oleh dokter hewan yang berwenang di Balikpapan dan dibuktikan dengan diterbitkannya Surat Keterangan Kesehatan Hewan,” katanya.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sapi dalam kondisi sehat, bebas penyakit, dan layak dijadikan hewan kurban sesuai syariat serta ketentuan kesehatan hewan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menilai program bantuan hewan kurban Presiden memiliki manfaat ganda. Selain mengandung nilai sosial dan ibadah, program tersebut juga ikut menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya peternak lokal.
Dengan pembelian sapi langsung dari Balikpapan, peternak daerah mendapat kesempatan memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan usaha mereka.
Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat kebersamaan pada momentum Iduladha. “Nanti panitia yang membagikan. Tahun ini dipotong di Masjid Madinatul Iman,” ujar Arif.
Pemkot berharap program bantuan hewan kurban dari pemerintah pusat dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang karena dinilai memberi manfaat luas bagi masyarakat dan sektor peternakan daerah. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar