Ia menilai pemerintah daerah perlu menyediakan lebih banyak ruang kreatif yang dapat dimanfaatkan anak muda untuk mengembangkan kemampuan mereka. Ruang tersebut tidak hanya berupa fasilitas fisik, tetapi juga program pembinaan yang mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing generasi muda.
Selain itu, Romadhony juga mendorong adanya pelatihan keterampilan dan kewirausahaan yang berkelanjutan bagi kalangan muda. Menurutnya, pelatihan tersebut penting untuk menciptakan peluang kerja baru sekaligus mengurangi angka pengangguran di kalangan usia produktif.
Ia menyebut perkembangan teknologi saat ini memberikan banyak peluang usaha yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda, mulai dari bisnis digital hingga industri kreatif berbasis media sosial. Karena itu, anak muda diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan zaman secara positif.
“Peningkatan keterampilan dan kemampuan kewirausahaan harus menjadi perhatian bersama. Dengan bekal tersebut, anak muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru,” katanya.
Romadhony berharap generasi muda di Samarinda dapat menjadi motor penggerak kemajuan daerah melalui kreativitas, inovasi, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ia juga mengajak anak muda untuk terus meningkatkan kemampuan diri agar mampu bersaing di era digital yang semakin kompetitif.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat juga diperlukan agar pengembangan potensi generasi muda dapat berjalan secara maksimal dan berkelanjutan. (*/advdprdsamarinda)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar