"Jangan mencederai apa yang sudah dilalui melalui proses ini. Jaga marwah korps Pegawai Republik Indonesia dengan baik," tegasnya.
Senada dengan Bupati, Kepala BPSDM Provinsi Kaltim, Nina Dewi menjelaskan. Latsar yang telah berjalan sejak 9 Februari hingga 13 Mei 2026 ini merupakan instrumen penting dalam membentuk core value ASN. Para peserta telah dibekali berbagai materi, mulai dari etika pemerintahan hingga wawasan kebangsaan.
"Ini bukan sekadar formalitas, melainkan pondasi awal untuk membangun karakter, integritas dan kompetensi saudara agar tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga bermental melayani," ungkap Nina.
Ia berharap generasi baru birokrat ini mampu membawa inovasi dan ide kreatif yang berdampak langsung pada kemajuan organisasi serta masyarakat di Kutai Timur.
Ditempat yang sama. Kepala BKPSDM Kutim, Misliasyah, menjelaskan bahwa pelatihan yang menjadi bagian penting pembentukan karakter ASN ini diikuti sebanyak 128 peserta yang berasal dari berbagai instansi yang ada di Kutim yang sudah dinyatakan lulus mengikuti berbagai tahapan sebelum diangkat menjadi PNS.
Adapun metode pendidikan dilakukan secara komprehensif, meliputi pembelajaran mandiri, aktualisasi di unit kerja masing-masing selama 30 hingga 40 hari, hingga sesi klasikal, Pelatihan melibatkan kombinasi jalur profesi dan sosial kultural guna memastikan kesiapan mental peserta. (*/kutaitimurkab.go.id)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar