BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyebut perayaan Hari Nasional Polandia sebagai momentum penting untuk mempererat kerja sama kedua negara dalam mendorong perdamaian, kolaborasi internasional, serta penguatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Indonesia dan Polandia terus memperkuat kerja sama di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, budaya, penelitian, hingga pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” kata Arifah Fauzi di Jakarta, Kamis.
Arifah menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri peringatan 235 tahun Konstitusi 3 Mei 1791 di Jakarta. Ia juga mengapresiasi perkembangan hubungan bilateral Indonesia dan Polandia.
Menurut Arifah, kolaborasi antarnegara menjadi kunci untuk menghadapi tantangan global sekaligus mewujudkan pembangunan yang adil bagi seluruh masyarakat.
“Indonesia percaya dialog dan kerja sama internasional dapat memperkuat perlindungan masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Indonesia dan Polandia juga terus mendorong kerja sama yang inklusif dan berorientasi pada kemanusiaan, terutama untuk melindungi kelompok rentan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kedua negara memiliki komitmen yang sama untuk menciptakan kawasan yang damai, stabil, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Duta Besar Republik Polandia untuk Indonesia, Barbara Szymanowska, mengatakan Hari Nasional Polandia menjadi momen penting untuk mengenang perjuangan bangsa Polandia dalam mempertahankan demokrasi, kebebasan, dan hak asasi manusia.
Barbara menjelaskan Polandia mengadopsi Konstitusi Polandia pada 3 Mei 1791 sebagai konstitusi modern pertama di Eropa dan kedua di dunia. Menurutnya, Polandia masih menjadikan nilai demokrasi dan kebebasan sebagai landasan dalam membangun hubungan internasional.
Ia juga menyoroti semakin eratnya hubungan Indonesia dan Polandia melalui kerja sama perdagangan, pendidikan, budaya, serta forum internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa dan G20.
Barbara menambahkan, masyarakat Polandia kini semakin meminati produk Indonesia seperti kopi dan teh. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar