“Kami ingin aktivitas di TAS lebih hidup melalui kegiatan OPD maupun kegiatan masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, peningkatan aktivitas dinilai penting untuk menciptakan arus kunjungan yang lebih stabil sehingga dapat berdampak langsung terhadap pedagang di dalam pasar.
Selain difungsikan sebagai pusat perdagangan, TAS juga dinilai memiliki potensi untuk berkembang menjadi ruang publik dan pusat kegiatan masyarakat karena didukung fasilitas yang cukup representatif.
“TAS punya fasilitas yang cukup baik. Tinggal bagaimana aktivitasnya diperkuat supaya masyarakat tertarik datang,” tuturnya.
Disperindag Kukar pun memastikan koordinasi bersama OPD akan terus dilakukan guna mendukung upaya meramaikan kawasan tersebut dalam waktu dekat.
“Kami berharap keberadaan TAS bisa benar-benar memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha di sana,” tutup Sayid. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar