Pemkab Kutai Kartanegara

Sempat Tertahan, Ribuan Guru Honorer Kukar Segera Terima Insentif

lihat foto
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Heriansyah. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Heriansyah. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR - Penantian panjang ribuan guru honorer di Kutai Kartanegara (Kukar) terkait pembayaran insentif akhirnya segera berakhir. 

Pemerintah daerah memastikan proses pencairan kini tinggal menunggu tahapan akhir setelah sebelumnya tertunda sejak awal tahun 2026.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, mengatakan hambatan utama yang selama ini menghambat penyaluran insentif telah diselesaikan, termasuk aspek hukum penggunaan anggaran.

“Pendapat hukum dari kejaksaan sudah keluar dan itu menjadi dasar kami melanjutkan proses pencairan,” ungkapnya, pada Kamis (7/5/2026).

Menurut Heriansyah, pemerintah daerah sengaja melakukan proses secara hati-hati agar penyaluran anggaran tidak menimbulkan persoalan administrasi maupun hukum di kemudian hari.

Selain menunggu pendampingan hukum, Disdikbud Kukar juga melakukan pemeriksaan ulang terhadap data penerima.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan insentif benar-benar diterima guru honorer yang memenuhi syarat.


“Validasi data memang membutuhkan waktu karena kami ingin pembayaran tepat sasaran,” ujarnya. 

Ia juga menjelaskan, proses verifikasi melibatkan sejumlah pihak agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran anggaran.

Keterlambatan pembayaran insentif sebelumnya sempat memicu keluhan para guru honorer. Persoalan itu bahkan dibahas dalam rapat dengar pendapat bersama DPRD Kukar pada akhir April lalu.

Dalam forum tersebut, para tenaga pendidik meminta pemerintah segera memberikan kepastian pembayaran setelah lebih dari empat bulan belum menerima insentif.

Kini, setelah tahapan legal dan administrasi dinyatakan hampir rampung, pemerintah daerah optimistis pembayaran dapat segera direalisasikan.

“Target kami paling lambat minggu depan sudah cair, tetapi kami upayakan bisa lebih cepat,” tutup Heriansyah. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar