Pemkab Kutai Kartanegara

Kredit Tanpa Bunga Disiapkan, Pemkab Kukar Genjot Hunian Lapak Pasar Tangga Arung

lihat foto
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kukar, Sayid Fathullah. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kukar, Sayid Fathullah. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR - Aktivitas di Pasar Tangga Arung Square belum sepenuhnya pulih. Banyak kios masih tutup, bukan karena sepi peminat, tetapi karena pedagang belum punya cukup modal untuk kembali memulai usaha.

Melihat kondisi itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan langkah dorongan lewat skema pembiayaan ringan.

Program Kredit Kukar Idaman Terbaik ditawarkan sebagai akses pinjaman tanpa bunga bagi pedagang yang ingin kembali mengisi lapak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, mengatakan kebutuhan modal menjadi kendala paling sering ditemui di lapangan.

“Keinginan untuk berjualan itu ada, tapi kemampuan modalnya yang belum siap. Itu yang kita dorong lewat program ini,” jelas Fathullah, pada Sabtu (2/5/2026). 

Skema pembiayaan tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha kecil agar bisa kembali beraktivitas tanpa terbebani cicilan berat.

Pemerintah daerah menilai pendekatan ini lebih efektif dibanding hanya menyediakan fasilitas fisik tanpa dukungan modal.


Hingga kini, tingkat keterisian lapak di pasar tersebut masih belum optimal. Diperkirakan sekitar 40 persen kios belum digunakan, sebagian besar karena pedagang belum berani mengambil risiko membuka usaha.

“Kita ingin mereka punya keberanian untuk mulai lagi, dan itu harus didukung dengan akses pembiayaan yang ringan,” ujarnya. 

Untuk memastikan program berjalan maksimal, DPRD Kutai Kartanegara juga akan mendorong keterlibatan pihak perbankan daerah. Salah satunya dengan memanggil Bankaltimtara guna membahas optimalisasi penyaluran kredit.

Menurutnya, peran bank daerah menjadi kunci dalam memperluas jangkauan program, terutama bagi pedagang yang selama ini kesulitan mengakses pembiayaan formal. 

Sementara itu, proses pengajuan pinjaman dapat dilakukan melalui Dinas Koperasi dan UKM Kukar sebagai pelaksana program.

Pemerintah juga membuka kemungkinan penambahan plafon pembiayaan agar lebih banyak pelaku usaha yang terakomodasi.

Melalui kombinasi antara penyediaan fasilitas pasar dan dukungan modal, Pemkab Kukar berharap Pasar Tangga Arung Square bisa kembali hidup dan menarik minat pedagang untuk beraktivitas secara bertahap. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar