“Kami melihat tantangan kesehatan tidak hanya berasal dari penyakit tidak menular, tetapi juga penyakit menular yang memerlukan perhatian serius. Melalui layanan VCT dan skrining TBC, kami ingin memastikan pekerja memiliki akses pemeriksaan kesehatan yang komprehensif sehingga risiko dapat diidentifikasi sejak dini,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi, baik dalam donor darah maupun pemanfaatan layanan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat serta pemeriksaan rutin.
Menurut Anto, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial.
“Setetes darah yang didonorkan dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain. Karena itu, kami terus mendorong insan perusahaan menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” katanya.
Sebagai perusahaan di sektor energi, PT PPN Kilang Balikpapan menempatkan aspek kesehatan dan keselamatan kerja sebagai prioritas utama.
Berbagai program terus dikembangkan dengan pendekatan promotif dan preventif, tidak hanya berfokus pada pengobatan.
Melalui peringatan Hari Kesehatan Dunia 2026 ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program kesehatan berkelanjutan yang memberikan dampak nyata bagi pekerja dan masyarakat luas. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar