Pemkot Balikpapan

Wawali Balikpapan Dorong Kadin Perkuat Peran dan Tangkap Peluang IKN

lihat foto
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, saat membuka Musyawarah Kota IX Kadin Balikpapan, di Royal Mahligai Golf Driving Club, pada Rabu (8/4/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, saat membuka Musyawarah Kota IX Kadin Balikpapan, di Royal Mahligai Golf Driving Club, pada Rabu (8/4/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, menegaskan pentingnya peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan, sebagai salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Kota (Muskot) IX Kadin Balikpapan di Royal Mahligai Golf Driving Club, pada Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, kemandirian Kadin menjadi potensi besar dalam membangun sinergi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan

Dengan kemampuan dan insting bisnis para pelaku usaha, pemerintah berperan dalam mendorong serta memfasilitasi, terutama di bidang perizinan, sementara akses permodalan dinilai telah didukung oleh sektor perbankan.

“Kadin memiliki insting bisnis yang kuat. Pemerintah tinggal mendorong dan memfasilitasi, terutama dalam hal perizinan. Sementara untuk permodalan, perbankan sudah cukup mendukung,” ujarnya.

Ia berharap Kadin Kota Balikpapan dapat semakin aktif dan berperan di daerah sendiri dengan memaksimalkan berbagai peluang usaha yang ada.

Pemerintah kota juga berkomitmen untuk memberdayakan seluruh sektor pendukung, mulai dari perdagangan, restoran, industri, hingga logistik.

Sektor logistik, khususnya pengembangan pergudangan, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Saat ini, kebutuhan infrastruktur tersebut masih cukup tinggi, terutama di wilayah Balikpapan Utara yang memiliki ketersediaan lahan luas.


Bagus juga mengajak para pelaku usaha untuk memperkuat kolaborasi dan tidak berjalan sendiri dalam mengembangkan usaha. Menurutnya, pembentukan klaster kerja sama akan mempermudah koordinasi dan meningkatkan efektivitas.

“Silakan berkolaborasi. Jangan berjalan sendiri, tetapi bergerak secara organisasi. Nantinya bisa dibentuk beberapa klaster kerja sama agar lebih mudah dijalankan,” tambahnya.

Dalam sektor pangan, pemerintah kota bersama Bulog dan Dinas Perdagangan terus berupaya mengendalikan inflasi melalui operasi pasar.

Namun demikian, di luar intervensi tersebut, pemerintah tidak dapat sepenuhnya mengontrol harga, terutama akibat dampak kenaikan BBM yang berpotensi memicu efek berantai.

Oleh karena itu, Kadin diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan solusi guna menjaga stabilitas harga pangan di pasar.

Lebih lanjut, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai membuka peluang besar bagi pelaku usaha di Balikpapan. Bahkan, potensi usaha di kawasan IKN disebut lebih luas dibandingkan peluang yang ada saat ini di dalam kota.

“Saya juga diminta oleh Kepala Otorita IKN, Basuki, untuk menawarkan peluang kepada pengusaha lokal. Beliau sangat mendorong keterlibatan pengusaha daerah,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Balikpapan pun mengajak Kadin untuk memanfaatkan momentum pembangunan IKN sebagai langkah strategis, dalam memperkuat ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar