Menurutnya, peningkatan kapasitas trafo ini akan memperkuat jaringan transmisi 150 kV yang menghubungkan berbagai wilayah strategis di Kalimantan Selatan.
Selain itu, proyek ini juga diharapkan mampu mengurangi potensi gangguan beban serta meningkatkan fleksibilitas operasional sistem kelistrikan.
PLN menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pembangunan, mengingat proyek ini berada di lingkungan bertegangan tinggi dengan risiko teknis yang besar.
Dengan percepatan yang terus dilakukan, PLN optimistis proyek Gardu Induk Satui dapat segera rampung dan beroperasi.
Kehadiran infrastruktur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keandalan pasokan listrik, tetapi juga mendorong investasi dan aktivitas ekonomi di Kalimantan Selatan.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung swasembada energi nasional serta menghadirkan layanan kelistrikan yang merata, andal, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan yang terus berkembang pesat. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar