PT PLN (Persero)

PLN Gaspol Proyek GI Satui: Progres Tembus 73 Persen, Siap Perkuat Listrik Kalimantan Selatan

lihat foto
PLN UIP KLT mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan strategis, salah satunya adalah peningkatan kapasitas Gardu Induk (GI) 150 kV Satui di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Foto: HO/PLN
PLN UIP KLT mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan strategis, salah satunya adalah peningkatan kapasitas Gardu Induk (GI) 150 kV Satui di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Foto: HO/PLN

BorneoFlash.com, TANAH BUMBU — PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan strategis pasca libur Idulfitri 2026. 

Salah satu proyek prioritas yang tengah digenjot adalah peningkatan kapasitas Gardu Induk (GI) 150 kV Satui di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Proyek ini mencakup pembangunan extension satu trafo bay serta penambahan transformator berkapasitas 30 MVA.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat sistem kelistrikan regional Kalimantan, sekaligus mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik dari sektor rumah tangga maupun industri.

Hingga awal April 2026, progres pembangunan telah mencapai 73,15 persen. Pekerjaan di lapangan dilaksanakan di bawah pengawasan Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 (UPP KLT 4), dengan melibatkan berbagai mitra kerja dan dukungan para pemangku kepentingan.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyatakan percepatan proyek dilakukan untuk menjaga momentum penyelesaian pasca-Idulfitri.

“Penambahan kapasitas di GI Satui memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan di Kalimantan. Kami berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.


Menurutnya, peningkatan kapasitas trafo ini akan memperkuat jaringan transmisi 150 kV yang menghubungkan berbagai wilayah strategis di Kalimantan Selatan.

Selain itu, proyek ini juga diharapkan mampu mengurangi potensi gangguan beban serta meningkatkan fleksibilitas operasional sistem kelistrikan.

PLN menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pembangunan, mengingat proyek ini berada di lingkungan bertegangan tinggi dengan risiko teknis yang besar.

Dengan percepatan yang terus dilakukan, PLN optimistis proyek Gardu Induk Satui dapat segera rampung dan beroperasi.

Kehadiran infrastruktur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keandalan pasokan listrik, tetapi juga mendorong investasi dan aktivitas ekonomi di Kalimantan Selatan.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung swasembada energi nasional serta menghadirkan layanan kelistrikan yang merata, andal, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan yang terus berkembang pesat. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar