DPRD Kutai Kartanegara

Tak Biasa, Rahmat Darmawan Sajikan Laporan Kerja Setahun Lewat Film Dokumenter

lihat foto
Anggota Komisi II DPRD Kutai Kartanegara, Rahmat Darmawan. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Anggota Komisi II DPRD Kutai Kartanegara, Rahmat Darmawan. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR – Cara berbeda dilakukan Anggota Komisi II DPRD Kutai Kartanegara, Rahmat Darmawan, untuk menceritakan perjalanan tugasnya sebagai wakil rakyat.

Ia merangkumnya dalam sebuah film dokumenter berjudul Penyambung Lidah Rakyat yang diputar di hadapan masyarakat Muara Jawa.

Pemutaran film tersebut dilakukan dalam kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama masyarakat yang digelar di Gedung Serbaguna Muara Jawa Ulu. Warga yang hadir tampak mengikuti pemutaran dokumenter berdurasi sekitar 35 menit tersebut.

Film itu menampilkan berbagai aktivitas Rahmat selama menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Kukar. Beberapa di antaranya memperlihatkan pertemuan dengan warga, dialog bersama kelompok petani dan nelayan, hingga kegiatan penyerapan aspirasi di sejumlah wilayah.

Rahmat mengatakan, film tersebut dibuat sebagai bentuk refleksi atas berbagai kegiatan yang telah ia jalankan selama setahun terakhir sebagai wakil rakyat.

“Film ini menjadi cara kami menceritakan apa saja yang sudah kami kerjakan selama satu tahun menjalankan amanah sebagai wakil rakyat,” jelasnya saat diwawancarai, pada Senin (30/3/2026).

Ia menilai, meskipun tidak ada kewajiban formal bagi anggota DPRD untuk melaporkan aktivitas secara personal kepada masyarakat, keterbukaan tetap penting agar publik mengetahui bagaimana tugas tersebut dijalankan.


Menurut Rahmat, dokumenter tersebut juga berbeda dengan film pada umumnya yang dibangun melalui skenario cerita. Film Penyambung Lidah Rakyat justru disusun dari rekaman berbagai aktivitas nyata yang terjadi di lapangan.

Beragam potongan kegiatan selama satu tahun kemudian dirangkai menjadi satu cerita mengenai proses menyerap aspirasi masyarakat serta dinamika yang ditemui selama menjalankan tugas.

Dalam proses pembuatannya, film tersebut turut melibatkan anak-anak muda lokal yang terlibat dalam pengambilan gambar hingga proses penyuntingan.

Rahmat berharap dokumenter tersebut dapat mengingatkan kembali tentang fungsi DPRD sebagai perwakilan masyarakat yang menyampaikan aspirasi rakyat kepada pemerintah.

“Yang terpenting bagaimana amanah masyarakat itu bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Anggota Komisi II DPRD Kutai Kartanegara, Rahmat Darmawan, saat diwawancarai usai kegiatan silaturahmi bersama masyarakat di Muara Jawa.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan film dokumenter Penyambung Lidah Rakyat yang memuat perjalanan tugasnya selama setahun sebagai wakil rakyat. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar