Menariknya, Polresta juga menyiapkan pos pantau fleksibel yang bisa dipindahkan sesuai kondisi lapangan. Sistem ini memungkinkan respons cepat jika terjadi lonjakan kendaraan secara tiba-tiba.
Tak hanya faktor volume kendaraan, cuaca juga menjadi variabel yang diantisipasi. Hujan deras berpotensi menimbulkan genangan yang dapat memperlambat arus lalu lintas.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak hanya tertib, tetapi juga adaptif terhadap perubahan pengaturan jalan selama periode Lebaran.
Polisi juga mengingatkan pentingnya keselamatan, terutama saat malam takbiran, dengan menghindari penggunaan kendaraan tidak standar atau berisiko.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan disiplin, kita bisa melewati momen Lebaran ini dengan aman dan lancar,” tegas Kapolresta.
Melalui strategi yang lebih proaktif dan adaptif, pengaturan lalu lintas di Balikpapan tahun ini diharapkan tidak hanya mengurangi kemacetan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat selama merayakan Idulfitri. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar