BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Perjalanan mudik masyarakat di Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini berpotensi lebih cepat.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim memastikan ruas fungsional jalan tol menuju Ibu Kota Nusantara akan dibuka sementara selama periode Ramadan, tepatnya pada 13–29 Maret 2026.
Pembukaan sementara jalur sepanjang sekitar 52,5 kilometer ini dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, terutama selama arus mudik dan aktivitas Ramadan di wilayah Kalimantan Timur dan sekitarnya.
Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, mengatakan tahun ini terdapat tambahan akses baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Tahun ini ada hal berbeda. Selain Gerbang Tol Manggar yang telah difungsionalkan saat Natal, kami juga membuka satu akses tambahan melalui Seksi 1B Tol IKN. Aksesnya bisa melalui ringroad,” ujarnya, pada Minggu (8/3/2026).
Menurutnya, keberadaan dua akses masuk tol tersebut diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas, sekaligus memberikan alternatif jalur perjalanan yang lebih efisien bagi pengguna jalan, khususnya warga Balikpapan yang hendak menuju kawasan sekitar IKN maupun ke arah Kalimantan Selatan.
Meski difungsionalkan, penggunaan tol ini tetap dibatasi. Jalur hanya dapat dilintasi kendaraan Golongan I seperti mobil pribadi, sementara bus dan truk belum diperbolehkan melintas. Kecepatan kendaraan juga dibatasi maksimal 60 kilometer per jam.
Selain itu, waktu operasional tol sementara ini hanya dibuka pada pukul 06.00 hingga 18.00 Wita..“Kami mengimbau masyarakat mematuhi aturan yang berlaku karena ini menyangkut keselamatan bersama,” tegas Yudi.
BBPJN Kaltim juga tengah mempercepat perbaikan di Seksi 3A2 yang sebelumnya mengalami pergeseran pada struktur slab on pile. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada 10 Maret agar ruas tersebut bisa digunakan secara fungsional mulai 13 Maret.
Menurut Yudi, curah hujan yang tinggi menjadi tantangan utama dalam proses perbaikan. Meski demikian, tim teknis telah melakukan langkah antisipatif agar pekerjaan tetap selesai sesuai jadwal.
Selain menyiapkan infrastruktur jalan, BBPJN Kaltim juga berkoordinasi dengan Otorita Ibu Kota Nusantara untuk kemungkinan penyesuaian jam operasional pada 1 Syawal.
Jika disetujui, tol akan dibuka lebih awal mulai pukul 05.00 Wita, guna mendukung kelancaran masyarakat yang hendak melaksanakan Salat Idulfitri di kawasan IKN.
Di sisi lain, koordinasi juga dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk Pertamina, untuk menyiapkan pos layanan dan dukungan operasional selama masa fungsional tol.
Melalui skema ini, pemerintah berharap arus kendaraan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri dapat lebih terkendali, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar