Tingkat akurasi sistem pengenalan wajah modern juga telah mencapai 95–99% menurut NIST (National Institute of Standards and Technology) – lembaga Departemen Perdagangan AS yang menetapkan standar teknologi global, dilengkapi kemampuan liveness detection yang canggih untuk mendeteksi upaya pemalsuan (spoofing).
Dari sisi kemudahan, proses registrasi yang semula memakan waktu 5–7 menit kini dapat diselesaikan dalam kurang dari 1 menit melalui proses otomatis dengan liveness detection untuk mempercepat proses Know Your Customer (KYC).
Pelanggan juga dijamin keamanan datanya karena XLSMART menerapkan prinsip security by design dan data minimization—data biometrik tidak disimpan oleh XLSMART, melainkan langsung diteruskan secara aman ke sistem Dukcapil untuk validasi tanpa disimpan setelah proses selesai.
Sistem XLSMART telah memenuhi standar keamanan internasional, antara lain ISO 27001, ISO 27701, serta lulus uji Presentation Attack Detection (ISO 30107-3), dengan match rate ke Dukcapil di atas 95% dan tingkat keluhan sangat rendah.
Sebagai bukti kesiapan dan keseriusan dalam menghadirkan layanan ini, XLSMART telah menjalankan program pilot sejak September 2025 melalui gerai fisik dan kanal digital, sehingga sistem yang diterapkan saat ini telah teruji dan siap memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya XLSMART dalam membangun ekosistem telekomunikasi yang lebih aman, terpercaya, dan siap mendukung transformasi digital Indonesia.
Seiring dengan penguatan keamanan data pelanggan melalui registrasi biometrik, adopsi penerapan eSIM XLSMART juga terus mendapatkan respon positif dari pelanggan dan masyarakat.
Jumlah pengguna eSIM terus tumbuh dan saat ini jumlah pengguna eSIM XLSMART mencapai lebih dari 1,6 juta dan harapannya kedepan akan terus meningkat seiring dengan berbagai manfaat dan kemudahan eSIM yang bisa dirasakan pengguna.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar