BorneoFlash.com, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengganggu anggaran kementerian lain.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa BGN mengalokasikan anggaran bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui rincian output fungsi kesehatan.
Ia menyebut BGN mengalokasikan Rp24 triliun dalam fungsi kesehatan tanpa mengurangi anggaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Menurutnya, anggaran Kemenkes tetap meningkat setiap tahun meski BGN menjalankan fungsi kesehatan tersebut pada 2026.
Dadan juga menegaskan anggaran sektor pendidikan tidak mengurangi porsi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia maupun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Ia menjelaskan program MBG untuk siswa, santri, dan peserta didik di sekolah keagamaan masuk dalam rincian output fungsi pendidikan.
“Anggaran pendidikan mencapai Rp223 triliun. Anggaran itu tidak mengganggu anggaran Kemendikdasmen maupun Kemendiktisaintek yang terus meningkat setiap tahun,” kata Dadan.
Ia juga memastikan transfer anggaran dari pemerintah pusat ke daerah untuk tunjangan guru tetap aman. Bahkan, pemerintah menaikkan alokasi tersebut hampir 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. (*)






