E-Paper BorneoFlash.com

Headline E-Paper BorneoFlash Edisi Senin 23 Februari 2026: Trump Bentuk ‘Dewan Perdamaian’ Awasi PBB, Prabowo Siap Kirim 8.000 Pasukan!

Headline E-Paper BorneoFlash Edisi Senin 23 Februari 2026.
Headline E-Paper BorneoFlash Edisi Senin 23 Februari 2026.

BorneoFlash.com, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat gebrakan besar di panggung internasional.

Dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington, pada Kamis (19/2/2026), Trump menyatakan harapannya agar lembaga baru yang dibentuknya itu suatu saat dapat “mengawasi” Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Suatu hari nanti, saya tidak akan berada di sini. PBB akan tetap ada dan saya pikir akan menjadi jauh lebih kuat. Dewan Perdamaian hampir akan mengawasi PBB dan memastikan organisasi itu berjalan dengan semestinya,” ujar Trump dalam forum yang digelar di United States Institute of Peace.

Trump menegaskan, PBB membutuhkan dukungan besar, baik dalam operasional maupun pendanaan. Ia meyakini organisasi dunia itu pada akhirnya akan “memenuhi potensinya” dengan dukungan Dewan Perdamaian.

Gelontorkan Rp162 Triliun untuk Gaza

Trump juga langsung mengumumkan komitmen dana fantastis. Amerika Serikat akan menyumbang 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp162 triliun untuk rekonstruksi Gaza melalui Dewan Perdamaian.

“Sumbangan ini mungkin terlihat besar, tetapi sangat kecil dibandingkan biaya perang,” kata Trump, seperti dikutip dari laporan internasional.

Selain AS, sembilan negara disebut telah menyumbang lebih dari 7 miliar dollar AS (sekitar Rp112 triliun) untuk paket bantuan kemanusiaan Gaza. Negara-negara tersebut antara lain Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab, Maroko, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan, dan Kuwait.

Sementara itu, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs) juga tengah menghimpun dana tambahan sebesar 2 miliar dolar AS guna mempercepat pemulihan di wilayah tersebut.


Prabowo Dukung Penuh, Siap Kirim 8.000 Pasukan

Dalam pertemuan bersejarah itu, Presiden RI Prabowo Subianto hadir langsung memenuhi undangan Trump.

Prabowo menyatakan dukungan penuh terhadap rencana 20 poin perdamaian yang diinisiasi Presiden AS tersebut.

Indonesia bahkan menyatakan komitmen konkret dengan kesiapan mengirim sekitar 8.000 pasukan perdamaian guna mendukung stabilisasi internasional.

“Dari hari pertama kami mempelajari rencana Presiden Trump. Kami sepenuhnya setuju dan sangat berkomitmen pada rencana ini,” tegas Prabowo.

Ia mengakui jalan menuju perdamaian tidak akan mudah dan penuh tantangan. Namun, Indonesia optimistis visi tersebut dapat terwujud.

50 Negara Diundang

Trump sebelumnya mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian pada 16 Januari dan mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung. Lebih dari 20 negara diperkirakan hadir dalam pertemuan perdana ini, termasuk Indonesia.

Forum tersebut digadang-gadang menjadi langkah besar menuju rekonstruksi Gaza sekaligus membuka babak baru arsitektur perdamaian dunia.

Apakah Dewan Perdamaian benar-benar akan menjadi “pengawas” baru PBB? Dunia kini menanti langkah selanjutnya dari Washington. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar