Berita Samarinda Terkini

Disdag Samarinda Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Menjelang Ramadan

zoom-inlihat foto
Aktivitas jual beli bahan kebutuhan pokok di Pasar Segiri, Kota Samarinda, menjelang Ramadan. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Aktivitas jual beli bahan kebutuhan pokok di Pasar Segiri, Kota Samarinda, menjelang Ramadan. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perdagangan (Disdag) meningkatkan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang Ramadan.

Upaya ini dilakukan seiring dengan potensi peningkatan konsumsi masyarakat yang kerap diikuti fluktuasi harga di pasar.

Penguatan pengawasan distribusi, pemantauan ketersediaan stok, serta kesiapan pelaksanaan operasi pasar menjadi fokus utama pemerintah daerah guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau.

Kepala Disdag Kota Samarinda, Nurrahmani, menjelaskan bahwa kondisi wilayah Samarinda yang bukan sentra produksi pangan menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga.

Sebagian besar komoditas strategis masih didatangkan dari luar daerah, sehingga pergerakan harga sangat dipengaruhi situasi di wilayah pemasok.

Ketergantungan tersebut, menurutnya, membuat Samarinda rentan mengalami tekanan harga pada momentum tertentu, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Pada periode tersebut, permintaan cenderung meningkat, sementara pasokan dari daerah produsen sering kali dipengaruhi faktor cuaca dan musim tanam.

“Sebagian besar kebutuhan bahan pokok masih dipasok dari luar daerah. Komoditas seperti cabai, misalnya, banyak berasal dari Sulawesi. Ketika terjadi peningkatan permintaan bersamaan dengan kendala produksi di daerah asal, hal itu berpotensi memengaruhi ketersediaan dan harga di Samarinda,” ujar Nurrahmani, pada Sabtu (7/2/2026).

Sebagai langkah pencegahan, Disdag Samarinda telah melakukan koordinasi intensif dengan para distributor sejak dini.

Komunikasi tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan dari daerah produsen dapat dipersiapkan lebih awal sehingga distribusi tetap lancar saat kebutuhan masyarakat meningkat.


Selain itu, Disdag juga menyiapkan pelaksanaan operasi pasar sebagai instrumen intervensi apabila terjadi lonjakan harga pada komoditas tertentu. Operasi pasar diproyeksikan menjadi langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat selama periode Ramadan hingga Lebaran.

“Kami telah menyiapkan mekanisme operasi pasar yang akan dilaksanakan di sejumlah kecamatan dan dilakukan beberapa kali menjelang Hari Raya Idulfitri, dengan mempertimbangkan kondisi harga di lapangan,” jelasnya.

Nurrahmani menambahkan, pelaksanaan operasi pasar tidak dilakukan secara serentak, melainkan bertahap sesuai kebutuhan. Pola ini diterapkan agar intervensi dapat lebih efektif dan menyesuaikan dinamika harga yang terjadi di waktu tertentu.

Di sisi lain, Disdag Samarinda juga mendorong optimalisasi produksi lokal sebagai penyangga pasokan.

Koordinasi dilakukan dengan perangkat daerah terkait di sektor pertanian agar hasil produksi petani setempat dapat lebih diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Samarinda.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi petani lokal dalam menjaga stabilitas harga.

“Kami mendorong sektor pertanian untuk turut mendukung ketersediaan bahan pangan, sehingga distribusi hasil petani lokal dapat dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan di dalam daerah,” tambah Nurrahmani.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Disdag Samarinda optimistis ketersediaan bapokting selama Ramadan hingga Lebaran dapat terjaga dengan baik.

Pemerintah kota memastikan pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkala serta siap mengambil langkah lanjutan apabila terjadi gejolak di pasar.

“Kami berharap stok tetap aman dan harga tetap stabil. Pemantauan serta koordinasi dengan distributor akan terus kami lakukan,” pungkasnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar