Berita Kota Balikpapan

Program Mas BIMA Jadi Inovasi Kelurahan Muara Rapak

lihat foto
Lurah Muara Rapak, Bima Wibisono saat meluncurkan program Mas BIMA, dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PKK Kelurahan, yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Balikpapan Utara, pada Sabtu (31/1/2026). Foto: BorneoFlash/Ist
Lurah Muara Rapak, Bima Wibisono saat meluncurkan program Mas BIMA, dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PKK Kelurahan, yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Balikpapan Utara, pada Sabtu (31/1/2026). Foto: BorneoFlash/Ist

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara, mulai menguatkan komitmen pelestarian lingkungan melalui program tematik Masyarakat Bijak Mengelola Alam (Mas BIMA).

Program tersebut dilaunching langsung oleh Camat Balikpapan Utara, Umar Adi, dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PKK Kelurahan, yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Balikpapan Utara, pada Sabtu 31 Januari 2026.

Lurah Muara Rapak, Bima Wibisono, menilai langkah ini sangat relevan dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

Menurutnya, peran aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian alam, khususnya di wilayah permukiman padat.

“Program ini sangat baik karena mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Masyarakat perlu diberikan edukasi dan pengetahuan tentang pengelolaan lingkungan yang baik, dengan inovasi dan kreativitas yang lahir dari warga itu sendiri,” ujar Bima, pada Minggu (1/2/2026).

Ia menegaskan, upaya menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat.


Melalui pendekatan partisipatif, warga diharapkan mampu menciptakan solusi sederhana namun berdampak nyata bagi kelestarian alam.

Salah satu contoh konkret yang akan didorong di Kelurahan Muara Rapak adalah pengelolaan sampah organik rumah tangga. Bima menyebut, masyarakat dapat memanfaatkan sampah organik dengan membuat komposter sederhana di rumah, menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh.

“Hasil dari komposter tersebut nantinya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman toga di rumah. Selain mengurangi volume sampah, ini juga mendukung ketahanan pangan keluarga dan lingkungan yang lebih sehat,” jelasnya.

Meski demikian, Bima menambahkan bahwa teknis pelaksanaan program masih akan dibahas lebih lanjut bersama warga, lembaga kemasyarakatan, serta pihak terkait lainnya. Diskusi lanjutan diperlukan, agar program dapat berjalan efektif dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat setempat.

Ia berharap, melalui program “Masyarakat Bijak Mengelola Alam”, kesadaran kolektif warga Muara Rapak terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat. Dengan semangat kebersamaan, Bima menekankan pesan sederhana namun bermakna yakni “Kita jaga alam, alam jaga kita.”

Selaras dengan Camat Balikpapan Utara, Umar Adi menganggap bahwa program tematik Mas BIMA yang diusung Kelurahan Muara Rapak sesuai dengan penguatan yang ada di wilayah tersebut, dalam hal ini berbasis lingkungan, salah satunya penguatan kampung proklim, penguatan pengolahan sampah dan kedepan targetnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) di Kecamatan Balikpapan Utara. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar