Pemkot Samarinda

Tanpa Perayaan, Pemkot Samarinda Peringati HUT ke-358 Secara Sederhana

lihat foto
Pamflet peringatan HUT ke-358 Kota Samarinda yang digelar tanpa rangkaian perayaan. Foto: Dok. Pemkot Samarinda
Pamflet peringatan HUT ke-358 Kota Samarinda yang digelar tanpa rangkaian perayaan. Foto: Dok. Pemkot Samarinda

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menetapkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-358 Kota Samarinda tahun 2026 dilaksanakan secara sederhana tanpa agenda perayaan.

Seluruh kegiatan seremonial ditiadakan, dan rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menjadi satu-satunya agenda resmi dalam rangka hari jadi kota.

Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Dinvi Kurniadi, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan keputusan pimpinan daerah yang sejalan dengan arahan pemerintah pusat terkait efisiensi penggunaan anggaran serta pembatasan kegiatan bersifat seremonial.

“Pemerintah kota meniadakan seluruh rangkaian perayaan HUT, Agenda resmi yang dilaksanakan hanya rapat paripurna DPRD yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa malam,” ujar Dinvi saat dikonfirmasi, pada Kamis (22/1/2026).

Dengan kebijakan tersebut, sejumlah kegiatan yang selama ini rutin digelar setiap peringatan hari jadi kota, seperti ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan Makam Daeng Mangkona, jalan santai, berbagai perlombaan, hingga kegiatan hiburan penutup, dipastikan tidak dilaksanakan tahun ini.

Menurut Dinvi, langkah tersebut tidak hanya didasarkan pada pertimbangan teknis pelaksanaan, tetapi juga merupakan wujud komitmen Pemkot Samarinda dalam mendukung kebijakan penghematan anggaran yang tengah diberlakukan.


Atas kondisi tersebut, pemerintah daerah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta seluruh pihak yang biasanya terlibat dalam rangkaian peringatan HUT kota.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Peringatan HUT tahun ini diarahkan sebagai momentum refleksi bersama, sekaligus bentuk empati terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang harus dilaksanakan,” tuturnya.

Meski digelar tanpa perayaan, Dinvi menegaskan bahwa esensi peringatan HUT ke-358 Kota Samarinda tetap dijaga.

Pemerintah berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh warga menjadikan hari jadi kota sebagai pengingat akan tanggung jawab bersama dalam menjaga dan membangun Samarinda.

“Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan hingga berkontribusi positif setiap saat, tidak terbatas pada momentum peringatan hari jadi,” pungkasnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar