Komandan Regu Posko Balikpapan Tengah, Ramadhani, mengatakan proses pemadaman berlangsung relatif cepat, sekitar 30 menit sejak armada tiba. Meski demikian, petugas sempat menghadapi kendala awal berupa aliran listrik yang belum sepenuhnya padam.
“Secara umum tidak ada kendala besar, hanya di awal kami harus ekstra hati-hati karena listrik belum padam,” jelas Ramadhani.
Beruntung, kebakaran tidak merembet ke bangunan lain. Hanya satu rumah yang terbakar, sementara rumah di sisi kiri, kanan, depan, dan belakang berhasil diselamatkan.
Satu rumah milik warga bernama Abu Yamin mengalami dampak ringan, sedangkan satu rumah di bagian belakang hanya terdampak kecil.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Ambulans yang disiagakan pun tidak perlu melakukan evakuasi medis.

Rumah yang terbakar diketahui sudah bertahun-tahun kosong dan telah berpindah kepemilikan, namun pemilik barunya tidak diketahui secara pasti.
Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik, meski kepastian masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan rumah kosong, kesiapan instalasi listrik, serta optimalisasi sarana pemadam kebakaran lingkungan, terutama di kawasan yang berulang kali dilanda kebakaran pada jam-jam rawan dini hari. (*)






