BorneoFlash.com, MAKASSAR — Basarnas mengonfirmasi penemuan black box atau kotak hitam pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, mengatakan black box tersebut ditemukan pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.
“Siap, benar, sudah ditemukan pukul 11.00 WITA tadi,” ujar Edy Prakoso saat dikonfirmasi di Jakarta.
Ia menjelaskan, kotak hitam tersebut kemudian dievakuasi dari lokasi perbukitan dan diserahkan oleh tim SAR gabungan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut secara mendalam.
Sebelumnya, Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Infanteri Dody Triyo Hadi, melaporkan bahwa black box ditemukan di bagian ekor pesawat yang berada di lokasi kecelakaan.
Tim gabungan TNI, Basarnas, dan relawan membentuk tim khusus untuk menjangkau lokasi tersebut, mengingat medan yang sangat terjal dan berisiko.
“Setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan, black box masih berada di posisinya di dalam potongan ekor pesawat dan berhasil dilepas dari dudukannya,” jelas Dody.
Proses evakuasi black box dari lokasi penemuan di jurang perbukitan menuju posko SAR di Desa Tompobuli, Kabupaten Pangkep, dilaporkan memakan waktu sekitar tiga jam.
Tim SAR gabungan harus menghadapi tantangan medan curam serta kondisi cuaca yang tidak menentu selama proses evakuasi.
Sebagai informasi, black box pesawat berisi rekaman data penerbangan (flight data recorder) dan rekaman suara kokpit (cockpit voice recorder), yang menjadi elemen krusial dalam mengungkap penyebab kecelakaan pesawat. (*/ANTARA)





