BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kunjungan wisatawan ke Pantai Manggar Segara Sari Balikpapan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 menunjukkan dinamika tersendiri.
Meski dalam lima hari terakhir jumlah pengunjung belum mengalami lonjakan signifikan, pengelola menilai kondisi tersebut masih tergolong stabil dan berpotensi meningkat menjelang pergantian tahun.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pantai Manggar Balikpapan, Yusdi Linting, mengatakan bahwa jumlah kunjungan selama Nataru sejauh ini tercatat sekitar 4.000 orang. Angka tersebut dinilai tidak jauh berbeda dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Kalau dilihat memang tidak terlalu ramai, tapi juga tidak sepi. Ada beberapa faktor yang memengaruhi, seperti semakin banyaknya pilihan destinasi wisata di Balikpapan, serta adanya kegiatan haul di Banjarmasin yang menyedot konsentrasi masyarakat Kalimantan Timur hingga 28–29 Desember 2025,” ujar Yusdi, kepada media di Pantai Manggar Balikpapan, pada Senin (29/12/2025).
Meski demikian, pengelola Pantai Manggar optimistis lonjakan pengunjung akan terjadi pada puncak libur akhir tahun, khususnya pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Selain itu, akhir pekan pada 3–4 Januari 2026 juga diprediksi ramai karena bertepatan dengan berakhirnya masa libur sekolah.
Selain jumlah kunjungan, tren wisata pada Nataru tahun ini juga mengalami perubahan. Jika pada tahun sebelumnya pengunjung didominasi wisata harian, kali ini aktivitas berkemah atau camping justru menjadi pilihan favorit masyarakat untuk menyambut malam tahun baru.
“Berdasarkan data dari pelaku usaha camping, diperkirakan ada sekitar 400 hingga 500 orang yang akan camping di Pantai Manggar pada malam tahun baru,” jelas Yusdi.
Untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas tersebut, pengelola Pantai Manggar telah berkoordinasi dengan Tim Keamanan Terpadu serta Tim Pengamanan Nataru yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan Basarnas. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung selama perayaan pergantian tahun.
Dari sisi pendapatan, Yusdi menyebutkan bahwa target retribusi Pantai Manggar tahun ini dipatok lebih dari Rp7 miliar. Hingga akhir Desember, realisasi pendapatan baru mencapai sekitar 70 persen. Namun demikian, secara operasional kondisi keuangan dinilai cukup sehat.
“Biaya operasional sekitar Rp4 miliar, sementara pendapatan sudah lebih dari Rp5 miliar. Artinya, dari sisi operasional kita masih surplus,” pungkasnya.
Dengan tren camping yang meningkat dan puncak libur yang masih di depan mata, pengelola berharap Pantai Manggar tetap menjadi salah satu destinasi utama pilihan masyarakat Balikpapan dan wisatawan luar daerah selama libur Nataru.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar