Pemkab Kukar Tata Ulang Kawasan Pasar Tangga Arung Jadi Pusat Ekonomi dan Ruang Publik Malam

oleh -
Penulis: Ernita Sriana
Editor: Ardiansyah
Pasar Tangga Arung tahap finishing usai lakukan revitalisasi. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Pasar Tangga Arung tahap finishing usai lakukan revitalisasi. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
banner 300×250

BorneoFlash.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah memfinalisasi penataan kawasan Pasar Tangga Arung sebagai bagian dari upaya memperkuat pusat ekonomi sekaligus menghadirkan ruang publik baru bagi warga. 

 

Pasar yang telah direvitalisasi tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat perdagangan, tetapi juga dirancang untuk mendukung aktivitas sosial hingga malam hari.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, mengatakan penataan kembali pasar dilakukan dengan konsep yang lebih terstruktur dibanding sebelumnya. 

 

Mulai dari pengaturan zonasi, administrasi pedagang, hingga jam operasional pasar yang diperpanjang.

 

“Konsepnya sekarang tidak hanya pasar pagi. Kita buka dari pukul 07.00 sampai 24.00 Wita, khususnya lantai dua sebagai pusat kuliner dan aktivitas malam,” kata Sayid.

 

Menurutnya, penataan ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah dalam menghidupkan kembali kawasan perkotaan melalui aktivitas ekonomi masyarakat. 

 

Untuk mendukung hal tersebut, Disperindag telah melakukan pendataan ulang seluruh pedagang yang akan kembali menempati Pasar Tangga Arung.

 

Hasil pendataan mencatat sebanyak 703 pedagang masuk dalam daftar resmi. Data tersebut menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan pembagian zonasi dan penataan lapak.

 

“Data itu kami laporkan ke Bupati dan Sekda sebagai dasar pengambilan kebijakan lanjutan, termasuk soal zonasi,” jelasnya.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.