BorneoFlash.com, KUKAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah memfinalisasi penataan kawasan Pasar Tangga Arung sebagai bagian dari upaya memperkuat pusat ekonomi sekaligus menghadirkan ruang publik baru bagi warga.
Pasar yang telah direvitalisasi tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat perdagangan, tetapi juga dirancang untuk mendukung aktivitas sosial hingga malam hari.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, mengatakan penataan kembali pasar dilakukan dengan konsep yang lebih terstruktur dibanding sebelumnya.
Mulai dari pengaturan zonasi, administrasi pedagang, hingga jam operasional pasar yang diperpanjang.
“Konsepnya sekarang tidak hanya pasar pagi. Kita buka dari pukul 07.00 sampai 24.00 Wita, khususnya lantai dua sebagai pusat kuliner dan aktivitas malam,” kata Sayid.
Menurutnya, penataan ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah dalam menghidupkan kembali kawasan perkotaan melalui aktivitas ekonomi masyarakat.
Untuk mendukung hal tersebut, Disperindag telah melakukan pendataan ulang seluruh pedagang yang akan kembali menempati Pasar Tangga Arung.
Hasil pendataan mencatat sebanyak 703 pedagang masuk dalam daftar resmi. Data tersebut menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan pembagian zonasi dan penataan lapak.
“Data itu kami laporkan ke Bupati dan Sekda sebagai dasar pengambilan kebijakan lanjutan, termasuk soal zonasi,” jelasnya.
Dalam skema penataan baru, pemerintah memisahkan area perdagangan berdasarkan jenis komoditas. Zona kuliner ditempatkan di lantai atas, sementara dagangan seperti konveksi dan kebutuhan harian berada di lantai bawah.
Pola ini dibuat untuk memudahkan pengawasan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Untuk menghindari kecemburuan antar pedagang, penentuan lokasi lapak dilakukan melalui sistem pengundian digital.
“Kami tidak ingin ada anggapan pilih kasih. Dengan sistem undian, semua pedagang mendapatkan kesempatan yang sama,” ujar Sayid.
Pemkab Kukar juga menargetkan peresmian Pasar Tangga Arung sebagai bagian dari agenda awal tahun 2026. Launching pasar direncanakan berlangsung pada 1 Januari 2026, dengan kemungkinan dikemas bersamaan dengan perayaan malam tahun baru.
“Kalau nanti perayaan malam tahun baru dipusatkan di sini, sekalian kita kenalkan pasar yang baru kepada masyarakat. Konsepnya masih dibahas,” ungkapnya.
Ke depan, Pasar Tangga Arung diharapkan tidak hanya menjadi penopang ekonomi pedagang kecil, tetapi juga menjadi ikon baru ruang publik di Kukar.
Pemerintah daerah menargetkan kawasan ini menjadi pusat interaksi warga, tempat berbelanja, berkumpul, hingga bersantai di malam hari dengan fasilitas kuliner dan area bermain anak.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar