BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), terus memperkuat sinergi dalam mengawal penyusunan dan pelaksanaan anggaran tahun 2026.
Hal itu disampaikan pada saat Rapat Paripurna DPRD Balikpapan, pada Senin (24/11/2025).
Bagus menyampaikan apresiasi kepada DPRD karena fungsi penganggaran dan pengawasan yang berjalan baik serta masukan konstruktif yang diberikan selama proses pembahasan.
“Ini membuktikan bahwa fungsi pengawasan dan penganggaran DPRD berjalan dengan baik. Kita ingin Pemkot dan DPRD bersama-sama mengawal anggaran 2026 secara konstruktif,” ujarnya.
Meski menghadapi pengetatan ruang fiskal, Bagus memastikan bahwa program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas.
Ia menegaskan alokasi 20 persen pendidikan tetap dijalankan, termasuk bantuan BPJS Kelas 3 non-upah, pembagian seragam sekolah, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta pembangunan infrastruktur dan perbaikan bangunan sekolah.
“Meski ada sedikit penyesuaian volume, yang penting program yang menyentuh langsung masyarakat tetap kita prioritaskan. Termasuk program penanganan banjir dan layanan air bersih,” kata Bagus.
Ia menambahkan Pemkot akan melakukan monitoring intensif untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.
Pemkot Balikpapan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD atas masukan dan pandangan konstruktif yang disampaikan selama pembahasan.
Bagus menegaskan bahwa seluruh pandangan itu menjadi pedoman penting, dalam memperbaiki kebijakan fiskal serta meningkatkan kualitas belanja daerah.
“Pandangan DPRD menjadi pedoman bagi kami dalam penyempurnaan kebijakan fiskal dan penguatan program pembangunan,” katanya.
Dengan menurunnya alokasi transfer ke daerah, Pemkot Balikpapan mengakui adanya tantangan fiskal. Namun Bagus yakin kolaborasi menjadi kekuatan utama kota ini.
“Ruang fiskal memang menyesuaikan, tetapi tekad kita untuk membangun dan melayani tidak berkurang. Justru kondisi ini menjadi momentum untuk lebih kreatif, adaptif, dan inovatif,” tegasnya.
Bagus menegaskan bahwa Pemkot bersama DPRD, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, akan terus berjalan seiring dalam memastikan anggaran dikelola secara efektif, efisien, dan berdaya guna. “Kita pastikan setiap rupiah anggaran memberi manfaat bagi kemajuan Kota Balikpapan,” tutupnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar