BorneoFlash.com, PENAJAM – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf, menegaskan pentingnya fokus peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor-sektor potensial, terutama transportasi udara dan laut.
Dua infrastruktur strategis, Bandara VVIP IKN dan Pelabuhan Benuo Taka, dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi sumber PAD baru bagi PPU.
Andi berharap Bandara VVIP yang saat ini masih berstatus khusus dapat berubah menjadi bandara komersial atau umum sehingga dapat dimanfaatkan publik dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kalau statusnya bisa berubah menjadi bandara komersil, tentu ada kontribusi terhadap PAD,” ujarnya, pada Senin (17/11/2025).
Dorong Pelabuhan Benuo Taka Jadi Pusat LogistikSelain bandara, DPRD juga mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan fasilitas Pelabuhan Benuo Taka melalui dukungan pemerintah pusat. Andi menilai pelabuhan tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi pusat logistik yang dapat menggerakkan ekonomi lokal.
“Besar harapan kami Perumda Benuo Taka bisa dilibatkan dalam pengelolaan pelabuhan. Jika ini dimaksimalkan, PAD PPU bisa meningkat signifikan,” katanya.
PPU Diminta Pasang Target Lebih BeraniAndi menambahkan, PPU harus berani menargetkan peningkatan penerimaan seperti daerah lain di Kaltim. Ia mencontohkan Kota Balikpapan yang mampu mencatat PAD sekitar Rp1,5 triliun setiap tahun.
“Kami tidak perlu sebesar itu. Separuhnya saja sudah membuat PPU mampu bersaing,” tegasnya.
Dengan berbagai peluang yang ada, DPRD berharap pemerintah pusat memberikan dukungan penuh agar PPU dapat mempercepat penguatan fiskal sebagai daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). (*/Adv)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar