Pemerintah Kota Balikpapan

Rahmad Mas’ud Dorong Peran Kader PKK dan Warga Perkuat Budaya Deteksi Dini Kesehatan di Balikpapan

lihat foto
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud didampingi Istri Hj. Nurlena Rahmad Mas'ud saat Kegiatan Kampanye Peduli Kanker di Gedung Parkir Klandasan Balikpapan, pada Minggu (26/10/2025). Foto: BorneoFlash/Ardian
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud didampingi Istri Hj. Nurlena Rahmad Mas'ud saat Kegiatan Kampanye Peduli Kanker di Gedung Parkir Klandasan Balikpapan, pada Minggu (26/10/2025). Foto: BorneoFlash/Ardian

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menekankan pentingnya peran kader PKK, pengurus organisasi kesehatan, dan masyarakat dalam mengkampanyekan kesadaran pemeriksaan kesehatan sejak dini.

Ia menegaskan bahwa upaya menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan bersama di tingkat keluarga dan lingkungan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, kata Rahmad, telah memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui program rutin Dinas Kesehatan. Namun, menurutnya, program itu hanya akan efektif jika masyarakat memiliki kesadaran untuk memanfaatkannya.

“Kami mengimbau seluruh kader PKK dan pengurus kanker agar aktif mengedukasi warga di lingkungannya. Sampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis selalu tersedia. Ini wajib kita sosialisasikan, supaya masyarakat tidak menunggu sakit baru periksa,” ujar Rahmad, saat Kampanye Peduli Kanker di Gedung Parkir Klandasan Balikpapan, pada Minggu (26/10/2025).

Ia menjelaskan, pemerintah juga telah menanggung iuran BPJS Kesehatan kelas 3 bagi pekerja bukan penerima upah. Program ini diharapkan meringankan beban keluarga saat mengalami sakit, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih rutin memeriksakan kondisi kesehatannya.

“Pemeriksaan dini bisa mencegah penyakit berat. Sekarang banyak kasus penyakit paru-paru di Indonesia, bahkan kita berada di urutan kedua dunia setelah India. Maka, deteksi dini sangat penting,” katanya.

Selain program pemeriksaan gratis, Pemkot Balikpapan juga terus mendorong perilaku hidup sehat melalui Peraturan Daerah tentang Larangan Iklan Rokok, yang sudah diterapkan beberapa tahun lalu. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi besar menjaga kesehatan publik, terutama anak-anak.

“Kami tidak melarang orang merokok, karena itu hak pribadi. Tapi tolong, kalau merokok jangan di rumah, jauhkan dari anak dan istri. Kita ingin menjaga keluarga kita tetap sehat,” imbaunya.

Rahmad menilai, pola hidup sehat dan kesadaran menjaga diri harus dimulai dari rumah. Ia berharap gerakan edukasi kesehatan bisa menjadi budaya sosial di setiap lingkungan RT, kelurahan, dan kecamatan.

“Kalau setiap keluarga sadar pentingnya deteksi dini dan hidup sehat, maka Balikpapan akan menjadi kota yang kuat dari sisi kesehatan masyarakatnya,” tambahnya.

Adanya kolaborasi antara pemerintah, kader PKK, dan masyarakat, Balikpapan diharapkan mampu menjadi kota dengan masyarakat yang sehat, tangguh, dan peduli terhadap pencegahan penyakit sejak dini sebuah langkah nyata menuju visi Balikpapan Sehat untuk Semua. (Adv)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar