BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Ratusan pemuda Balikpapan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan menggelar aksi bersih-bersih di kawasan pesisir Gang Beriman, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, pada Minggu (28/9/2025).
Aksi ini diinisiasi Pepelingasih Kaltim bersama Action Youth of Sustainability (AYS) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) dan melibatkan sekitar 300 peserta, mulai dari pelajar SMP, SMA/SMK, mahasiswa, hingga relawan masyarakat umum.
Ketua Pepelingasih Kaltim, Riski Ade Putra, mengatakan kegiatan ini menjadi wujud kontribusi pemuda dalam mendukung Kota Balikpapan mempertahankan predikat Adipura Kencana yang sudah diraih bertahun-tahun.
“Aksi ini sudah kita lakukan untuk keempat kalinya. Intinya, pemuda Balikpapan harus bersinergi, hilangkan persaingan, dan bersama-sama membangun budaya peduli lingkungan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Riski menegaskan alasan memilih kawasan pesisir karena masih banyak masyarakat yang belum sadar akan pentingnya pelestarian lingkungan. “Kita lihat sendiri, sampah masih banyak dibuang langsung ke laut. Melalui aksi ini, kami ingin membuka mata masyarakat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” jelasnya.
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, yang turut hadir, mengapresiasi inisiatif anak muda. Menurutnya, gerakan ini sejalan dengan program pemerintah kota dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman.
“Setiap tahun Balikpapan mendapat penghargaan Adipura Kencana. Kita berharap prestasi itu bisa terus dipertahankan. Namun lebih penting lagi, kebersihan kota harus menjadi budaya, bukan sekadar slogan,” ucapnya.
Bagus juga menekankan bahwa aksi ini tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. “Semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan yang ditunjukkan anak-anak muda harus berlanjut. Karena lingkungan yang bersih adalah pondasi kesehatan dan kenyamanan masa depan kota,” tambahnya.
Selain mengurangi sampah, kegiatan ini juga mengajak generasi muda menjadi pelopor pengurangan penggunaan plastik sekali pakai serta mengedukasi masyarakat agar menerapkan pola hidup ramah lingkungan. “Kita masih punya PR soal banjir, dan salah satu kuncinya adalah bagaimana kita mengelola sampah dengan baik,” kata Bagus.
Melalui aksi bersih-bersih ini, pemuda Balikpapan diharapkan menjadi motor penggerak kesadaran kolektif masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, untuk menjaga kebersihan kota yang dikenal indah dan nyaman.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar