E-Paper BorneoFlash.com

Headline E-Paper BorneoFlash Edisi Senin 21 April 2025: Ribuan Warga AS Gelar Aksi Protes Nasional Tolak Kebijakan Trump, Tuntut Demokrasi dan Keadilan

Headline E-Paper BorneoFlash Edisi Senin 21 April 2025
Headline E-Paper BorneoFlash Edisi Senin 21 April 2025
Akademisi dan Ilmuwan Juga Angkat Suara

Kritik tajam juga datang dari kalangan akademisi. Daniella Butler (26), mahasiswa doktoral imunologi dari Universitas Johns Hopkins, menyuarakan keprihatinannya atas pemotongan anggaran riset sains dan kesehatan. Ia membawa peta Texas yang menandai sebaran wabah campak, mengingatkan publik akan bahaya dari penolakan terhadap ilmu pengetahuan.

"Ketika sains diabaikan, orang-orang akan mati," tegasnya, menyindir Kepala Kesehatan Trump, Robert F. Kennedy Jr., yang dikenal sebagai skeptis vaksin.

Aksi Simbolik di Seluruh Negeri

Di San Francisco, ratusan orang membentuk tulisan raksasa “IMPEACH + REMOVE” di tepi pantai sebagai simbol perlawanan terhadap kepemimpinan Trump.

Sementara itu, di Galveston, Texas, meski aksi hanya diikuti puluhan orang, semangat peserta tetap membara. “Biasanya saya akan menunggu pemilu, tapi sekarang kita tidak bisa diam saja,” ujar Patsy Oliver (63), seorang penulis.

Beberapa pengunjuk rasa membentangkan bendera AS terbalik sebagai simbol bahaya dan keputusasaan, menegaskan keresahan yang semakin meluas di masyarakat.

Gerakan Terkoordinasi Secara Nasional

Aksi-aksi ini diorganisasi oleh kelompok bernama 50501, sebuah jaringan nasional yang mengoordinasikan 50 protes lokal dan satu gerakan nasional.

Dalam pernyataan resminya, kelompok ini menyebut aksinya sebagai “respons cepat yang terdesentralisasi terhadap tindakan anti-demokrasi dan ilegal dari pemerintahan Trump dan sekutu plutokratisnya.”

Mereka juga menegaskan komitmen bahwa semua aksi dilakukan secara damai dan konstitusional. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar