BorneoFlash.com, SAMARINDA - Setelah lama terbengkalai, Sirkuit Kalan yang dahulu sempat menjadi kebanggaan Kalimantan Timur saat Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008, kini mulai dilirik kembali untuk direvitalisasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, melakukan peninjauan langsung ke lokasi sirkuit yang berada di kawasan Perumahan Grand Taman Sari pada Jumat lalu.
Dalam kunjungan tersebut, beliau didampingi oleh Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri dan Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas.
Dalam tinjauan tersebut, Andi Harun menyoroti kondisi fisik sirkuit yang sangat memerlukan perhatian serius.
Kerusakan infrastruktur seperti akses jalan yang rusak parah, lintasan yang sudah tidak memenuhi standar nasional, hingga kurangnya fasilitas pendukung menjadi catatan penting.
“Meski dalam kondisi yang terbatas, aktivitas di sirkuit ini tetap berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki antusiasme dan semangat besar dalam dunia otomotif,” ujar Andi Harun.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa rencana revitalisasi ini tidak hanya bertujuan untuk menghidupkan kembali fungsi sirkuit sebagai arena balap, tetapi juga menjadikannya sebagai simpul baru pertumbuhan ekonomi dan pusat kegiatan olahraga di Kota Samarinda.
“Kami ingin membangkitkan kembali Sirkuit Kalan tidak hanya sebagai venue olahraga, namun juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya menegaskan.
Pemkot telah menyiapkan strategi jangka pendek dan jangka menengah.
Pada tahun 2025, fokus utama diarahkan pada perbaikan akses jalan menuju sirkuit.
Sedangkan pembangunan fisik sirkuit secara menyeluruh dijadwalkan akan dimulai pada 2026.
Tahapan ini mencakup pengembangan lintasan motocross, pembangunan tribun penonton, penyediaan jaringan listrik dan air bersih, hingga relokasi lapangan softball dari kompleks GOR Segiri.
“Anggaran perencanaan sudah kami alokasikan di tahun ini. Mudah-mudahan, pada tahun 2026, konstruksi fisik dapat segera berjalan,” jelasnya.
Dengan luas lahan mencapai 15 hektare, Sirkuit Kalan memiliki potensi yang signifikan untuk menjadi pusat pengembangan atlet lokal serta penyelenggaraan ajang otomotif tingkat nasional.
Pemkot meyakini, dengan peningkatan fasilitas, kehadiran sirkuit ini akan mampu menarik event berskala besar dan memberikan dampak ekonomi positif bagi daerah.
“Jika kelak fasilitasnya telah memenuhi standar nasional, bukan tidak mungkin event besar berskala nasional maupun internasional akan menjadikan Samarinda sebagai salah satu kota tuan rumah,” ujar Andi Harun dengan optimisme tinggi.
Revitalisasi Sirkuit Kalan menjadi bagian dari komitmen Pemkot Samarinda dalam membangun infrastruktur olahraga yang mendukung prestasi atlet dan membuka peluang baru bagi sektor ekonomi masyarakat sekitar.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar