Pemkot Samarinda

Pemkot Samarinda Lanjutkan Pembangunan Sekolah Terpadu, Kini Bernama “Sekolah Prestasi”

lihat foto
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Pemerintah Kota(Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus melanjutkan upaya pembangunan fasilitas pendidikan terpadu di Kecamatan Sungai Kunjang.

Salah satu langkah penting yang baru saja diumumkan adalah penetapan nama resmi bagi sekolah yang tengah dibangun di bekas lokasi SMP Negeri 16, Jalan Padat Karya, Kelurahan Loa Bakung.

Sekolah tersebut kini resmi dinamakan “Sekolah Prestasi”.

Menurut Wali Kota Samarinda, Andi Harun, penamaan ini mencerminkan harapan besar terhadap kontribusi lembaga pendidikan tersebut dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing tinggi.

Sekolah ini akan dikelola oleh sebuah yayasan sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengelolaan pendidikan berbasis mutu.

Pembangunan sekolah ini merupakan lanjutan dari proyek yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya.

Dengan konsep sekolah terpadu, fasilitas ini akan mengintegrasikan tiga jenjang pendidikan dalam satu kompleks, yakni Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Diharapkan, penyatuan ini akan memberikan kemudahan transisi bagi para peserta didik di setiap jenjang.


“Kami ingin membentuk institusi pendidikan yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga kuat dalam penguasaan bahasa dan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, penguatan dalam penggunaan bilingual—bahasa Indonesia dan bahasa Inggris—serta bidang sains menjadi perhatian utama,” terang Andi Harun.

Sementara itu, terkait keberadaan SMA di kompleks tersebut, Pemerintah Kota masih meninjau opsi terbaik untuk pelaksanaannya.

Pasalnya, pengelolaan jenjang SMA berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Andi Harun menyebutkan bahwa pihaknya akan terus menjalin komunikasi intensif dengan Pemprov untuk mendukung kelengkapan pendidikan di Sekolah Prestasi.

“Bagi siswa yang nantinya menyelesaikan jenjang SMP, kami akan memastikan mereka memiliki pilihan yang layak untuk melanjutkan ke SMA di lokasi yang sama,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa terdapat dua skema pengelolaan SMA yang tengah dikaji, yaitu melalui yayasan secara langsung atau melalui proses delegasi kewenangan dari pemerintah provinsi kepada pemerintah kota.

“Kami sedang mempertimbangkan dua kemungkinan: pertama, pengelolaan SMA oleh yayasan; kedua, jika memungkinkan, kami akan mengajukan permohonan pendelegasian kewenangan dari provinsi ke kota. Nanti akan kami umumkan keputusan akhirnya,” pungkasnya.

Keberadaan Sekolah Prestasi diharapkan dapat menjadi katalisator peningkatan kualitas pendidikan di Samarinda serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan diri dan meraih masa depan yang lebih baik.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar