BorneoFlash.com, BONTANG - Warga Bontang yang belakangan resah akibat banyaknya kendaraan bermotor mendadak “berebet” setelah mengisi bahan bakar, kini mendapat angin segar.
PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan layanan bengkel gratis sebagai respons awal atas keluhan tersebut.
Langkah ini merupakan hasil kesepakatan antara Pertamina dan DPRD Kalimantan Timur, menyusul laporan masyarakat mengenai gangguan mesin kendaraan usai pengisian BBM.
Sales Branch Manager Pertamina untuk wilayah Bontang, Kutai Timur, dan Berau, Azri Ramadhan Tambunan, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah menjalin komunikasi untuk bekerja sama dengan dua bengkel resmi di Kota Bontang, yaitu AHASS untuk sepeda motor dan Auto2000 untuk mobil.
“Benar, dua bengkel itu yang kami tunjuk. Saat ini kami sedang merampungkan kerja sama serta petunjuk teknisnya. Kalau sudah siap, akan kami umumkan,” ujar Azri saat dihubungi melalui telepon, Kamis (17/4/2025).
Meski belum dapat dipastikan kapan layanan tersebut mulai berlaku, Pertamina menargetkan pelaksanaannya dapat dimulai secepatnya.
Warga yang kendaraannya terdampak nantinya bisa mendapatkan layanan secara cuma-cuma, asalkan memenuhi kualifikasi yang saat ini masih dalam penyusunan.
“Saat ini kami masih menyusun teknis pelaksanaannya. Kami mohon masyarakat bersabar. Detail layanan akan segera kami sampaikan,” tambahnya.
Azri menegaskan bahwa layanan bengkel gratis ini bukan merupakan bentuk ganti rugi, mengingat penyebab gangguan mesin kendaraan masih dalam tahap investigasi. Ia menyebut, perlu waktu untuk memastikan apakah persoalan berasal dari kualitas BBM atau faktor lain di luar distribusi.
“Ini bukan ganti rugi, mas. Ini bentuk bantuan awal sambil kami selidiki penyebab pastinya. Bisa jadi karena BBM, bisa juga karena hal lain,” jelasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar