Pemkot Balikpapan

SIKT Jadi Ikon Pembinaan UMKM di Balikpapan 

lihat foto
Ketua Tim Penggerak PKK Balikpapan, Hj. Nurlena Mas'ud saat meninjau SIKT di Kelurahan Teritip Kecamatan Balikpapan Timur, pada hari Jumat (14/2/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Ketua Tim Penggerak PKK Balikpapan, Hj. Nurlena Mas'ud saat meninjau SIKT di Kelurahan Teritip Kecamatan Balikpapan Timur, pada hari Jumat (14/2/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berkomitmen Sentra Industri Kecil Teritip (SIKT), di Kelurahan Teritip Kecamatan Balikpapan Timur, menjadi ikon untuk pembinaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Balikpapan.

Mengingat, adanya Ibu Kota Nusantara (IKN), Kota Balikpapan menjadi kota yang strategis dan SIKT memiliki tempat yang strategis.

"Harapannya Sentra Industri Kecil Teritip ini berkembang dan maju, karena kebutuhan apapun yang menopang ekonomi di IKN khususnya di Balikpapan bisa lahir di industri teritip ini," jelas Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas'ud didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Balikpapan, Hj. Nurlena Mas'ud saat memberikan sambutan pada Program Launching Germas 2025, pada hari Jumat (14/2/2025).

Untuk menghidupkan SIKT, di Kelurahan Teritip Kecamatan Balikpapan Timur. Pemkot melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan, berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan melaunching Germas 2025.

"Langkah ini akan terus kita lakukan bukan hanya di tempat ini saja tapi di seluruh Kota Balikpapan. Ini bagian dari silaturahmi kita dan menghidupkan UMKM," katanya.

Disamping itu, Rahmad meminta kepada Kepala DUMKMP Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma untuk terus memperhatikan industri teritip ini, jika memang ada kekurangan fasilitas ditempat ini bisa disampaikan supaya bisa dibenahi. "Tahun kemarin kita sudah meresmikan cold storage," ujarnya.

Program Launching Germas 2025 di Kelurahan Teritip Kecamatan Balikpapan Timur, pada hari Jumat (14/2/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Program Launching Germas 2025 di Kelurahan Teritip Kecamatan Balikpapan Timur, pada hari Jumat (14/2/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Sebenarnya banyak orang belum mengetahui bahwa cold storage ini sangat potensi secara ekonomi, karena hasil ikan dari selat makassar bisa ditampung disini. Pedagang ikan dan sayur, ayam, daging dan lainnya bisa memanfaatkan cold storage ini.

Untuk itu, Rahmad berharap kepada semua yang hadir saat ini bisa menyampaikan bahwa Balikpapan sudah ada cold storage, yang bisa digunakan dalam jangka panjang, sehingga apabila terjadi lonjakan harga bisa memanfaatkan cold storage ini, untuk menyimpan kebutuhan pangan dan hal ini dapat menekan inflasi di Kota Balikpapan.


Sesuai tema perayaan Hari Jadi ke 128 Kota Balikpapan, Harmoni Berkelanjutan, semua aspek dari segala sudut dapat berkelanjutan baik dari warga, pengusaha, pedagang, pegawai, perusahaan dapat berkontribusi.

"Ini menjadi kado terindah untuk kota kita. Harmoni berkelanjutan untuk mengabdi kepada kota yang kita cintai ini," terangnya.

Kepala DKUMKMP Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma mengatakan kegiatan ini atas permintaan Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas'ud, agar menambah kegiatan di Kota Balikpapan terutama di Balikpapan Timur yang belum tersentuh.

Sehingga, kegiatan ini dengan berkolaborasi banyak dinas, seperti kegiatan germas dari Dinas Kesehatan, DP3 menyediakan pangan murah dan perikanan, Dinas Perdagangan dengan program sembako murah dan DKUMKMP komunitas UMKM.

Nantinya kedepan, setiap bulan ada germas bekapai dan germas teritip, yang mana germas bekapai setiap bulan di minggu pertama dan germas teritip digelar minggu kedua setiap bulannya. "Nantinya kegiatan ini akan terus berkelanjutan, seperti germas bekapai," katanya.

Program Launching Germas 2025 di Kelurahan Teritip Kecamatan Balikpapan Timur, pada hari Jumat (14/2/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Program Launching Germas 2025 di Kelurahan Teritip Kecamatan Balikpapan Timur, pada hari Jumat (14/2/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Tak hanya itu, pihaknya akan mengundang perbankan, yakni Bank Mandiri, Bank Kaltimra dan Bank Indonesia, Loka POM dan Bea Cukai.

Yang mana, Loka POM untuk kelayakan pangan, dan nantinya para pelaku UMKM di Balikpapan bisa bersosialisasi pada kegiatan ini. Sedangkan, Bea Cukai bisa memberikan informasi terkait kegiatan ekspor kepada para pelaku usaha UMKM.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar