Berita Kota Samarinda

Dirjen Kesehatan Masyarakat Tinjau Pelaksanaan Program CKG di Puskesmas Sempaja

lihat foto
Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Maria Endang Sumiwi saat Tinjau Pelaksanaan CKG di Puskesmas Sempaja. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Maria Endang Sumiwi saat Tinjau Pelaksanaan CKG di Puskesmas Sempaja. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Puskesmas Sempaja, Kota Samarinda, menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi dalam rangka evaluasi langsung pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diluncurkan pada Februari 2025.

Kunjungan ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Maria Endang Sumiwi, guna meninjau kesiapan serta implementasi program yang bertujuan memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang berulang tahun serta ibu hamil.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Rudi Agus Riyanto, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program CKG di berbagai daerah.

Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif pemerintah sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, memberikan kesempatan bagi mereka untuk memeriksakan kesehatannya tanpa biaya, terutama saat hari ulang tahun.

Selain itu, program ini juga mencakup layanan kesehatan bagi anak sekolah yang dijadwalkan mulai berjalan pada Juli mendatang.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Puskesmas Sempaja menjadi titik awal penerapan program ini di Samarinda.

Evaluasi yang dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi serta memastikan kelancaran pelaksanaan program.

Menurutnya, secara umum, implementasi program di sejumlah puskesmas sudah berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat kendala teknis terkait sistem administrasi dan aplikasi yang digunakan.

Ia berharap permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan.


Sementara itu, Kepala Puskesmas Sempaja, Emma Ariani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai pelaksanaan CKG sejak 11 Februari 2025.

Kunjungan ini, menurutnya, sangat penting untuk meninjau kesiapan fasilitas serta mengatasi berbagai tantangan, seperti keterbatasan alat medis dan sistem aplikasi.

Ia menegaskan bahwa program ini dijalankan dengan penuh dedikasi.

Meskipun sempat menghadapi kendala teknis, dengan dukungan tim dari Kementerian Kesehatan, permasalahan tersebut berhasil diatasi.

Emma juga menekankan pentingnya ketersediaan alat medis serta bahan habis pakai yang diperlukan untuk pemeriksaan kesehatan.

Menurutnya, pihak puskesmas telah memastikan seluruh peralatan tersedia dan dapat digunakan tanpa adanya pembatasan.

"Kami menjamin bahwa tidak ada batasan dalam penggunaan peralatan maupun bahan yang diperlukan dalam pelaksanaan program CKG ini," tegasnya.

Dengan adanya evaluasi ini, Emma berharap program CKG dapat terus berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya siap untuk terus menjalankan program ini dan berharap seluruh puskesmas di Samarinda dapat memberikan pelayanan terbaik bagi kesehatan masyarakat.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar