Bank Indonesia Balikpapan

Bank Indonesia Cabang Balikpapan Beri Apresiasi Tiga Kabupaten Kota, Berhasil Jaga Inflasi 

lihat foto
Acara Diseminasi Ekonomi Regional Tahunan 2024 dan launching buku bahan ajar Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah jenjang Paud, SD dan SMP, di KPw Bank Indonesia Cabang Balikpapan, pada hari Selasa (3/12/2024). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Acara Diseminasi Ekonomi Regional Tahunan 2024 dan launching buku bahan ajar Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah jenjang Paud, SD dan SMP, di KPw Bank Indonesia Cabang Balikpapan, pada hari Selasa (3/12/2024). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Cabang Kota Balikpapan,menggelar kegiatan Diseminasi Ekonomi Regional Tahunan 2024, dalam rangka untuk memberikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja.

"Apa yang telah dicapai pada tahun 2024 lancar hingga akhir tahun, dan juga apa yang akan kita lakukan kedepan seperti apa," jelas Kepala KPw Bank Indonesia Cabang Balikpapan, Robi Ariadi, saat memberikan sambutan pada acara Diseminasi Ekonomi Regional Tahunan 2024, di KPw Bank Indonesia Cabang Balikpapan, pada hari Selasa (3/12/2024).

Bank Indonesia mempunyai peran untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan rapat dewan gubernur bank indonesia pada bulan november 2024, memutuskan untuk mempertahankan Bank Indonesia rate di level 6 persen.

"Kita mempunyai makna tetap memperkuat stabilitas tapi juga tetap menjaga pertumbuhan ekonomi. Kedepan kita tetap optimis tapi tantangan sudah tidak ringan. Level 6 persen adalah level yang cukup konsisten," ujarnya.

Kepala KPw Bank Indonesia Cabang Balikpapan, Robi Ariadi. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Kepala KPw Bank Indonesia Cabang Balikpapan, Robi Ariadi. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Tak hanya itu, Dia mengapresiasi juga kepada Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Paser yang berhasil menjaga angka inflasi di angka 2,5 plus minum 1 persen pada tahun 2024. "Inflasi tetap terjaga," ungkapnya.

Pertumbuhan ekonomi kedepan Kota Balikpapan, trendnya masih positif, baik dari sektor pengolahan, konstruksi maupun hotel dan restoran. Untuk Kabupaten Penajam Paser Utara pertumbuhan ekonomi meningkat, karena ada sektor instruksi Ibu Kota Negara (IKN) dan Kabupaten Paser positif tapi melambat.

"Kita optimis kedepannya pasti akan tumbuh, ada yang melambat, ada sedikit meningkat dan ada yang concern. Itulah tantangan kedepan, tapi kami tetap optimis dengan sinergi dan kolaborasi," kata Robi.


Saat ini, sedang menuju ke arah Indonesia emas 2045, Balikpapan, PPU dan Paser tentu harus mengakselerasi visi tersebut, dari sektor manufaktur yakni peningkatan derajat turunan CPO perlu terus didorong, termasuk upaya memperkuat ekosistem pemanfaatan jelantah sebagai alternatif bahan baku bioavtur baik dari rumah tangga, restoran maupun industri pengolahan makanan.

Sedangkan dari sektor akomodasi makanan dan minuman brand image Balikpapan sebagai Kota MICE dan Tourism Hub IKN perlu diperkuat Begitu juga dengan sektor UMKM, perlu terus di akselerasi mulai dari dukungan permodalan pendampingan dan promosi termasuk keikutsertaan dalam pameran secara nasional dan bimbingan tenaga ahli, untuk mengetahui preferensi konsumen.

Kepala KPw Bank Indonesia Cabang Balikpapan, Robi Ariadi Bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Kepala KPw Bank Indonesia Cabang Balikpapan, Robi Ariadi Bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Sebagai upaya pengendalian inflasi wajib secara konsisten dilaksanakan mulai dari hulu yakni melalui home farming, kemudian distribusi melalui dukungan Pemda dalam bentuk pemberian subsidi ongkos angkut, hingga dari Hilir optimalisasi BUMD dalam manajemen pasokan komunitas pangan.

"Bank Indonesia Balikpapan siap bersinergi dengan Pemkot Balikpapan, Pemkab PPU dan Pemkab Paser khususnya dalam mendukung akselerasi UMKM pengendalian inflasi daerah serta peningkatan digitalisasi sistem pembayaran," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, Muhaimin menyampaikan terima kasih kepada KPw Bank Indonesia Cabang Balikpapan, yang terus konsisten melakukan inovasi dan kolaborasi terkait berbagai kepentingan di daerah IKN maupun mitra strategisnya termasuk Kota Balikpapan, Kabupaten Paser dan Kabupaten PPU dalam rangka pengendalian inflasi pemberdayaan UMKM, distribusi uang rupiah serta elektronik transaksi, juga observasi progres pembangunan IKN.

Acara Diseminasi Ekonomi Regional Tahunan 2024, di KPw Bank Indonesia Cabang Balikpapan, pada hari Selasa (3/12/2024). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Acara Diseminasi Ekonomi Regional Tahunan 2024, di KPw Bank Indonesia Cabang Balikpapan, pada hari Selasa (3/12/2024). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

"Atas nama pemerintah kota Balikpapan, saya mengapresiasi diselenggarakan kegiatan ini dalam rangka mengkomunikasikan kebijakan terkini Bank Indonesia dan Outlook ekonomi tahun 2025 kepada stakeholder terkait di daerah," jelasnya.

Kegiatan juga dirangkai dengan launching buku bahan ajar Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah jenjang Paud, SD dan SMP di tiga kabupaten kota yang berada di naungan KPw Bank Indonesia Cabang Balikpapan.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar