BorneoFlash.com, UJOH BILANG - Banjir yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) pada 13-17 Mei 2024 lalu, berpotensi menimbulkan berbagai penyakit pasca banjir seperti penyakit kulit dan demam berdarah.
Menanggapi hal ini, Pemerintah Kabupaten Mahulu melalui Dinas Kesehatan dan P2KB bergerak cepat dengan membentuk tim bakti kesehatan.
Tim bakti kesehatan ini dilepas secara simbolis oleh Wakil Bupati Mahulu Drs. Yohanes Avun, M,Si., di alun-alun Tribun Ujoh Bilang.
Tim bakti kesehatan memulai kegiatannya dengan:
- Membagikan bubuk abate kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran penyakit DBD.
- Memberikan salep kulit untuk mengobati penyakit kulit yang umum terjadi di daerah tersebut.
- Menyumbangkan vitamin untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
- Melakukan fogging untuk membasmi nyamuk dewasa, pembawa penyakit DBD dan malaria.
Langkah Cepat dan Tepat Pemkab Mahulu
Pembentukan tim bakti kesehatan dalam upaya pencegahan penyakit pasca banjir sebagai komitmen Pemkab Mahulu dalam melindungi kesehatan masyarakatnya, terutama di masa pasca bencana.Pesan Utama:
- Banjir di Mahulu berpotensi menimbulkan penyakit kulit dan demam berdarah.
- Pemkab Mahulu membentuk tim bakti kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pencegahan penyakit.
- Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah penyebaran penyakit. (Adv/*Prokopim Mahulu)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar