Berita Kota Balikpapan

Ini Kesan Jamaah Haji Kota Balikpapan dengan Usia Termuda dan Tertua 

lihat foto
Seorang jamaah haji tertua di kloter pertama berusia 79 tahun bernama Robaya binti Ateng.  Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Seorang jamaah haji tertua di kloter pertama berusia 79 tahun bernama Robaya binti Ateng.  Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Dari 507 jamaah haji Kota Balikpapan tahun 2024, usia jamaah haji termuda dan jamaah haji tertua dalam tiga kloter berbeda-beda.

Pada kloter pertama, dari 319 jamaah haji Kota Balikpapan usia jamaah haji termuda berusia 27 tahun dan jamaah haji tertua berusia 79 tahun.

Itulah yang disampaikan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kota Balikpapan, H. Suharto, pada pelepasan jamaah haji Kota Balikpapan ke Asrama Embarkasi Haji, di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center, pada hari Senin (13/5/2024).

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan, Suharto Baijuri. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan, Suharto Baijuri. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

Untuk pemberangkatan kedua pada kloter 14, dari 171 jamaah haji usia jamaah haji tertua berusia 94 tahun dan pemberangkatan ketiga pada kloter 18 usia jamaah haji paling tua berusia 96 tahun dari 63 jamaah haji yang berangkat ke tanah suci makkah. "Mudah-mudahan semua diberi kesehatan oleh Allah SWT," harapnya.

Jamaah haji termuda bernama Ahmadi Akhyar Arakyan tidak menyangka jika dirinya menjadi jamaah paling muda yakni 27 tahun, di antara ratusan jamaah yang akan berangkat. "Kaget, bahagia dan senang. Alhamdulilah, semoga semua berjalan lancar," ucapnya.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya bersama orang tua dan kakak seharusnya berangkat dua tahun lalu, karena adanya Pandemi Covid-19, sehingga harus ditunda. "Saya berterima kasih kepada orang tua yang sudah mendaftarkan haji sejak 13 tahun lalu yang saat itu masih duduk dibangku SMP," katanya.


Dalam keberangkatan ini, dirinya tidak ada persiapan secara khusus hanya rajin berolahraga. "Saya dengar cerita dari teman, yang penting fisik dan stamina kuat," sebutnya.

Dikesempatan yang sama, seorang jamaah haji tertua di kloter pertama berusia 79 tahun bernama Robaya binti Ateng mengatakan keberangkatan harusnya dua tahun lalu, karena adanya Pandemi Covid 19, sehingga tertunda menjadi tahun ini.

"Saya sudah mendaftar haji sejak 12 tahun. Saya senang dan gembira bisa berangkat haji, pokoknya top dan top," ungkapnya dengan riang.

Jamaah haji termuda berusia 27 tahun bernama Ahmadi Akhyar Arakyan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Jamaah haji termuda berusia 27 tahun bernama Ahmadi Akhyar Arakyan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Dirinya menjadi jamaah haji dengan usia tertua pada kloter ini. Hal itu tidak membuat dirinya patah semangat, justru memotivasi agar bisa memanjatkan doa di tanah suci Mekkah. Meskipun harus dibantu tongkat untuk berjalan. "Saya sudah bawa bekal obat-obatan, vitamin yang selalu rajin diminum sebagai persiapan dalam menjalankan ibadah haji," ungkapnya.

Saat ini dirinya berangkat haji dengan anak dan berharap untuk bisa diberikan kesehatan dan bisa kembali lagi ke tanah suci Mekkah dan tentunya menjadi haji mabrur.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar