Rencana Program Isi Piringku di Pantai Lango oleh PP Nasyiatul ‘Aisyiyah, Sekda PPU: “Harus Tepat Sasaran dan Berkelanjutan”

oleh -
Editor: Ardiansyah
Pertemuan antara Sekda Penajam Paser Utara (PPU) Tohar dengan PP Nasyiatul ‘Aisyiyah beberapa waktu lalu. Foto: IST/Diskominfo PPU
Pertemuan antara Sekda Penajam Paser Utara (PPU) Tohar dengan PP Nasyiatul ‘Aisyiyah beberapa waktu lalu. Foto: IST/Diskominfo PPU

BorneoFlash.com, PENAJAM – Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) akan melaksanakan program Komunitas Isi Piringku yang rencana akan dilaksanakan di Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam.

 

Hal ini telah dibicarakan saat pertemuan antara Sekda Penajam Paser Utara (PPU) Tohar dengan PP Nasyiatul ‘Aisyiyah beberapa waktu lalu.

 

Tohar lalu menyampaikan perlu dilakukan pemetaan yang baik, mengingat banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting.

 

Kemudian Sekda PPU mengatakan kepada PP-NA untuk berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU untuk memudahkan pemetaan melalui Data Desa Presisi yang dimiliki Kabupaten PPU.

 

Dan Tohar juga menyarankan agar berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

 

“Yang paling penting sekarang supaya tidak menimbulkan kasus stunting baru harus dimulai dari mana,” ucapnya.

 

Lebih lanjut Tohar menyampaikan bahwa faktor yang mempengaruhi stunting, juga dipengaruhi oleh nilai atau budaya yang ada di masyarakat.

 

Melihat hal ini maka juga diperlukan strategi efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

 

Ia katakan, program perihal stunting ini maka harus tepat sasaran dan berkelanjutan agar mendapatkan hasil yang diharapkan.

 

Sekretaris PP-NA Hanif Mu’allifah dalam kesempatan tersebut menyampaikan kegiatan rencana yang akan dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan pihak-pihak terkait.

 

Kegiatan berupa pelatihan dan Training of Trainer (ToT) untuk kader Posyandu, organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan sebagainya.

 

“Penerima manfaatnya yaitu ibu hamil, ibu dengan balita, remaja putri, dan sebagainya,” ucapnya.

 

Dia juga mengatakan bahwa kegiatan ini rencana akan dilaksanakan usai Ramadan hingga akhir tahun 2024. Kegiatan yang dilakukan juga bermitra dengan Danone Indonesia.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Penutupan New Me Yang Bangkitkan Kembali Trend Hijrah Digelar di KBC 3 Balikpapan  

 

Selain itu, akan dilakukan riset pula dengan hasil naskah akademik yang diharapkan dapat menjadi dasar program berikutnya. (Adv/*DiskominfoPPU)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.