BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Puluhan Kepala Keluarga (KK) kehilangan rumah beserta harta benda yang dimiliki, akibat kebakaran yang terjadi di RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu Kecamatan Balikpapan Kota, pada hari Senin (18/3/2024).
Wali Kota Balikpapan H rahmad Mas'ud langsung menuju tempat kejadian kebakaran dan meninjau warga di posko penampungan. Terlihat warga yang dominan ibu-ibu meminta kepada Wali Kota Balikpapan untuk bisa membantu membangunkan rumah dan sekolah anak-anak.
Seorang warga RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu Kecamatan Balikpapan Kota, Sri meminta kepada pemerintah untuk bantuan uang atau material supaya bisa dibangunkan rumah. "Yang penting itu tempat tinggal," ucapnya kepada Wali Kota.
Disamping itu juga, ia meminta bantuan untuk anaknya yang saat ini sedang kuliah, karena kehilangan laptop dan buku-buku kuliah yang terbakar. "Nggak usah makanan. Yang penting tempat tinggal dan sekolah anak," ujar ibu berprofesi sebagai ibu rumah tangga.
Dirinya sudah menetap di tempat ini selama 28 tahun dan barang miliknya tidak bisa diselamatkan. Hanya sempat mengambil surat-surat berharga, karena api membesar.
Hal yang sama diminta seorang warga RT 9, Nani agar anak-anak bisa sekolah dan mempunyai tempat tinggal. "Saya hanya minta anak-anak saya bisa sekolah dan ada tempat tinggal lagi," katanya.
Nani mengungkapkan uang yang disimpan untuk biaya masuk anak kuliah ikut terbakar. Saat itu dirinya lebih dulu menyelamatkan anak-anak daripada harta benda yang dimiliki. "Kalau nggak makan nggak apa-apa. Sekolah anak-anak dan tempat tinggal yang penting," terangnya.
Ibu lima orang anak ini tidak memiliki apa-apa, semua habis terbakar. Dirinya meminta pemerintah bisa membantu anak-anaknya sekolah dan mempunyai tempat tinggal.
Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud turut sedih atas musibah yang terjadi ini. Dirinya pernah merasakan yang dialami warga saat masih duduk di bangku kelas 2 SD di tahun 1984 di Kampung Baru.
"Jadi saya tau betul perasaan ibu, saya pernah mengalami. Pemerintah akan membantu sewa rumah, sekolah anak nanti pemerintah yang pikirin. Setelah itu akan kita pikirkan selanjutnya," terangnya.
Pemerintah akan membantu tempat tinggal sementara selama setahun, sambil nantinya bisa membangun rumah. "Ibu biar tenang dulu, supaya ibu bisa bangun rumah," katanya.
Untuk pendidikan anak-anak sekolah mulai buku maupun seragam sekolah akan dijamin pemerintah. Termasuk, kebutuhan laptop untuk anak yang kuliah akan dibantu. "Nanti pak RT data berapa yang sekolah dan kuliah," sebutnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar