PT KPI Unit Balikpapan

Program Kerja PWP KPI Unit Balikpapan Tahun 2024, Gelar Mendongeng Bersama Kak Amir

lihat foto
Persatuan Wanita Patra (PWP) tingkat wilayah PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan Menggelar kegiatan Mendongeng Bersama Kak Amir dengan Pelajar SDN 019 Kecamatan Balikpapan Barat di Perpustakaan PWP Jalan Dahor, Kota Balikpapan, Sabtu (
Persatuan Wanita Patra (PWP) tingkat wilayah PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan Menggelar kegiatan Mendongeng Bersama Kak Amir dengan Pelajar SDN 019 Kecamatan Balikpapan Barat di Perpustakaan PWP Jalan Dahor, Kota Balikpapan, Sabtu (17/02/2024). Foto: HO/KPI Unit Balikpapan.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Persatuan Wanita Patra (PWP) tingkat wilayah PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan Menggelar kegiatan “Mendongeng Bersama Kak Amir”.

Sebanyak 50 pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 019 Kecamatan Balikpapan Barat Mengikuti Kegiatan yang dilaksanakan di Perpustakaan PWP Jalan Dahor, Kota Balikpapan, Sabtu (17/02/2024).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka merealisasikan program kerja Bidang Pendidikan PWP tahun 2024. Dongeng bertajuk “Gak Takut Di Bully Gak Mau nge-Bully” disaksikan oleh anak-anak kelas 1 dan 2 siswa SDN 019 beserta guru pendamping. Selain itu juga turut hadir para pengurus perwakilan dari bidang-bidang PWP.

Kegiatan ini juga merupakan sarana untuk mempromosikan perpustakaan PWP. Sehingga kegiatan inj menjadi program kerja rutin Bidang Pendidikan PWP tingkat wilayah Balikpapan.

“Ini merupakan perpustakaan yang dimiliki oleh Persatuan Wanita Patra (PWP). Jadi inilah perpustakaan kami yang bertempat di Jalan Dahor, adik-adik boleh lho berkunjung ke perpustakaan ini didampingi oleh gurunya untuk membaca sekaligus melihat-lihat rumah panggung ini,” kata Ketua PWP tingkat wilayah Balikpapan, Gita Arafat Bayu.

Operasional Perpustakaan PWP ini dibuka hari senin sampai dengan jum’at pada jam kerja. Siswa-siswi sekolah di sekitar Perpustakaan dapat berkunjung dengan didampingi oleh gurunya.

Kegiatan mendongeng selalu menjadi pilihan karena diharapkan imajinasi anak-anak dapat berkembang dan tidak terasa kaku dalam memberikan pengenalan kepada anak-anak terhadap perpustakaan.

“Semoga apa yang disampaikan oleh Kak Amir dapat memberikan manfaat yang baik bagi adik-adik semua,” harap Gita dalam sambutannya.
Melalui kegiatan mendongeng ini dapat menarik perhatian anak-anak, serta dapat mengajarkan kepada mereka tentang nilai moral, budi pekerti yang dapat disampaikan secara menarik, mudah dimengerti, sehingga dapat diterima dengan baik oleh anak-anak.

Sementara itu, Kepala sekolah SDN 019 Fauziah mengajak murid-muridnya agar tidak melakukan tindakan perundungan terhadap teman lainnya.

“Nanti akan ada dongeng disini yang berjudul Gak Takut Dibully Gak Mau nge-Bully. Artinya tidak boleh ganggu teman, tidak boleh pukul teman. Jangan takut dibully tetapi juga jangan membalas untuk membully,” jelas Fauziah.

Fauziah juga berharap siswa-siswinya dapat menjadi agen untuk meneruskan nilai yang terkandung dalam cerita dalam dongeng kepada lingkungannya.

“Dengarkan nanti saat Kak Amir mendongeng, nanti diceritakan kembali dongengnya dirumah ya. Ceritakan dengan kakak atau adik dan mama kalau sudah sampai rumah nanti, dan sama teman seharusnya diceritakan hari ini mulai dari perjalanannya naik bis,” ujar Fauziah.

Kak Amir saat Mendongeng Bersama Pelajar SDN 019 Kecamatan Balikpapan Barat di Perpustakaan PWP Jalan Dahor, Kota Balikpapan, Sabtu (17/02/2024). Foto: HO/KPI Unit Balikpapan.
Kak Amir saat Mendongeng Bersama Pelajar SDN 019 Kecamatan Balikpapan Barat di Perpustakaan PWP Jalan Dahor, Kota Balikpapan, Sabtu (17/02/2024). Foto: HO/KPI Unit Balikpapan.

Di Tempat terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan, Dodi Yapsenang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas dan kontribusi perusahaan melalui PWP terhadap dunia pendidikan di Kota Balikpapan.

“Perpustakaan ini sudah dipersiapkan sedemikian rupa agar nyaman untuk digunakan dengan berbagai referensi buku yang lengkap. Tentunya ini merupakan upaya untuk meningkatkan minat baca generasi muda. Dengan fasilitas yang memadai, kami berharap dapat meningkatkan minat baca juga dapat melatih siswa-siswi tentang kerapihan, karena buku yang sudah dibaca diletakkan kembali berdasarkan susunannya,” tutup Dodi. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar