Jalur Gaza

100 Hari Serangan Israel di Jalur Gaza, 10.600 Anak Palestina Tewas

lihat foto
Kondisi di jalur Gaza.  Foto: IST/AP/Mohammed Dahman.
Kondisi di jalur Gaza.  Foto: IST/AP/Mohammed Dahman.
Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant mengungkapkan bahwa fase perang intensif melawan Hamas di wilayah selatan Jalur Gaza akan segera berakhir. Gallant juga menegaskan bahwa Jalur Gaza pasca perang akan diperintah oleh Palestina, tanpa adanya Hamas berkuasa.

Seperti dilansir AFP dan Al Arabiya, Selasa (16/1), militer Israel, dalam beberapa pekan terakhir, meningkatkan operasi militer dan pengeboman di kota-kota di Jalur Gaza bagian selatan, seperti Khan Younis dan Rafah.

Serangan difokuskan ke bagian selatan daerah kantong Palestina itu setelah Tel Aviv mengklaim struktur militer Hamas di bagian utara telah dihancurkan.

Dalam pernyataan terbaru, Gallant mengungkapkan bahwa operasi militer Israel terhadap Jalur Gaza bagian selatan itu akan segera berakhir dan perang melawan Hamas akan berlanjut ke fase berikutnya.

"Kami telah memperjelas bahwa tahap manuver intensif akan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan," ucapnya dalam konferensi pers di Tel Aviv pada Senin (15/1) waktu setempat.

"Di Gaza bagian selatan, kita akan mencapai pencapaian ini dan itu akan segera berakhir, dan di kedua tempat tersebut, akan tiba saatnya kita akan melanjutkan ke fase berikutnya," ujarnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar