Dia tidak dikenal di bumi, namun dikenal di langit. Jika dia bersumpah, niscaya Allah akan kabulkan sumpahnya.
Ketahuilah, di bawah ketiak kirinya ada bidang yang putih, dan saat datang hari kiamat akan dikatakan kepada orang-orang ahli ibadah; 'Masuklah kalian ke dalam surga.' Sementara kepada Uwais dikatakan; 'Berdirilah, dan berilah syafaat.' Maka Allah memberikan syafaat bagi kepada orang-orang sejumlah bilangan penduduk suku Rabi'ah dan Mudhar. Hai Umar, hai Ali, jika kalian berdua berjumpa dengannya, mintalah kepadanya agar dia memintakan ampunan kepada Allah bagi kalian berdua."
Keistimewaan Uwais Al Qarni M. Abdul Mujieb menambahkan bahwa terdapat beberapa keistimewaan Uwais Al Qarni, yaitu:Uwais Al Qarni adalah seorang sufi yang kehidupannya sederhana. Rohaninya selalu berhubungan dengan Rasulullah SAW meskipun beliau tidak pernah bertemu dengan Rasulullah SAW.
Pada hari kiamat nanti, ketika semua manusia akan dibangkitkan kembali, Uwais Al Qarni akan memberikan syafaat kepada sejumlah manusia sebanyak domba yang dimiliki Rabi'ah bin Mundhar. Seperti yang dikatakan Rasulullah SAW kepada Ali bin Abi Thalib RA dan Umar bin Khaththab RA.
Uwais Al Qarni adalah sufi yang sangat sederhana, taat pada Allah SWT, Rasulullah SAW, dan orang tuanya. Ia sangat giat bekerja pada siang hari dan mendekatkan diri kepada Allah SWT di malam harinya. Mulutnya selalu mengucapkan istighfar dan membaca ayat-ayat Al-Qur'an.
Karena kesederhanaannya, setiap hari Uwais Al Qarni selalu dalam keadaan lapar dan hanya memiliki pakaian yang melekat pada tubuhnya.
5. Ia berdoa kepada Allah SWT, "Ya Allah, janganlah engkau siksa aku karena ada yang mati kelaparan, dan janganlah Engkau siksa aku karena ada yang kedinginan."
6. Uwais Al Qarni selalu bersama Allah SWT dan orang-orang yang lemah. Ia dapat merasakan penderitaan yang dialami oleh orang-orang yang lemah dan membuat dirinya seperti mereka.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar