Persiapan HUT ke-24 Kubar, Sebanyak 750 Pelajar Terpilih Sebagai Penari Kolosal

oleh -
Penulis: Lilis
Editor: Ardiansyah
750 penari memulai latihan di Alun-alun Itho, dalam rangka persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Kutai Barat (Kubar) pada 5 November 2023 mendatang. Foto: BorneoFlash.com/Lilis Suryani.
750 penari memulai latihan di Alun-alun Itho, dalam rangka persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Kutai Barat (Kubar) pada 5 November 2023 mendatang. Foto: BorneoFlash.com/Lilis Suryani.

BorneoFlash.com, SENDAWAR – Usai melalui proses audisi, sebanyak 750 penari telah memulai latihan di Alun-alun Itho, dalam rangka persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Kutai Barat (Kubar) pada 5 November 2023 mendatang.

 

“Proses pemilihan penari telah dilakukan melalui audisi di berbagai sekolah SMA dan SMK di seluruh kecamatan pada awal September. Hasilnya, sekitar 750 pelajar terpilih untuk berpartisipasi dalam tari kolosal yang akan menjadi sorotan utama acara perayaan HUT Kubar,” kata Hertalina selaku Koreografer tari kolosal, pada saat ditemui sedang mengatur para pelajar.

 

Dijelaskannya bahwa tahun ini, tari kolosal Kutai Barat akan memiliki beberapa perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya.

 

Yaitu akan ada penambahan elemen etnis dalam tarian, yang terdiri dari etnis Jawa, Batak, Toraja, dan Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mana akan melengkapi 6 etnis yang sudah ada di Kutai Barat.

 

Selain perbedaan tambahan etnis ini, juga mempersiapkan tari kolosal dalam penyambutan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. 

 

“Kita memiliki dua agenda, yang pertama adalah untuk menyambut Bapak Presiden RI Joko Widodo, dan yang kedua adalah pertunjukan tari kolosal pada tanggal 5 November nanti.” katanya.

 

Kemudian dikatakannya persiapan tarian kolosal ini melibatkan 21 pelatih terbaik di Kubar untuk melatih 700 penari yang terdiri dari 6 pelatih dan 15 asisten pelatih. 

 

Dan Berharap lewat momentum ini agar pelajar di Kutai Barat terus melestarikan budaya dan seni yang ada Kabupaten Kutai Barat.

 

“Mari membangun Kutai Barat dengan seni, dan untuk pelajar di Kutai Barat, teruslah berkarya dan menari agar identitas budaya kita tidak hilang oleh zaman dan modernitas. Marilah kita bersama-sama memelihara dan menghormati seni budaya kita,” ucap Hertalina.

Baca Juga :  Pj Bupati PPU Hadiri Groundbreaking Sekolah Santa Ursula: Pendidikan Jadi Prioritas

 

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.