DPRD Kota Balikpapan

Komisi III DPRD Balikpapan Sidak Tiga Lokasi, Pastikan Pengerjaan Berjalan Baik 

zoom-inlihat foto
Komisi III DPRD Balikpapan saat sidak pembangunan Kantor Kelurahan Damai yang berlokasi di samping rusunawa Jalan Pesantren Siaga Dalam, Selasa (27/6/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Komisi III DPRD Balikpapan saat sidak pembangunan Kantor Kelurahan Damai yang berlokasi di samping rusunawa Jalan Pesantren Siaga Dalam, Selasa (27/6/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) di beberapa titik lokasi proyek pembangunan yang dikerjakan oleh mitra kerja dari Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.

Adapun titik lokasi yaitu jembatan SMPN 25 Kelurahan Baru Ulu, pembangunan Kantor Kelurahan Damai yang berlokasi di samping rusunawa Jalan Pesantren Siaga Dalam dan pelebaran Jalan MT Haryono tepatnya di depan Hotel Maxone.

Sidak dipimpin Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri beserta anggota DPRD Balikpapan, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan mengatakan tinjauan pembangunan kantor Kelurahan Damai senilai Rp 8.344.110.410,-. Sejauh ini pengerjaan sudah mencapai 15 persen dan target penyelesaian pembangunan ini hingga 26 Desember 2023.

"Kami selalu mengawasi pembangunan ini sampai kelar, karena kami nggak mau ada pekerjaan yang telat-telat," jelasnya kepada awak media di sela-sela tinjauan.

Politisi Partai Golkar ini melihat sejauh ini pekerjaan baik-baik saja, para pekerja banyak dan sedang mengerjakan pondasi. "Kami ingin pengerjaan sesuai dengan progress. Mudah-mudahan pekerjaan ini selesai sampai batas yang diberikan," ungkapnya.

Komisi III DPRD Balikpapan saat sidak pembangunan Kantor Kelurahan Damai yang berlokasi di samping rusunawa Jalan Pesantren Siaga Dalam, Selasa (27/6/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Pembangunan Kantor Kelurahan Damai yang berlokasi di samping Rusunawa Jalan Pesantren Siaga Dalam, Selasa (27/6/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

Ia berharap sebelum batas waktu yang ditentukan dapat terselesaikan. Kedepan, pihaknya akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menanyakan progres pembangunan, sebagai bentuk pengawasan yang dilakukan Komisi III DPRD Balikpapan.

Untuk tinjauan Komisi III DPRD Balikpapan ke jembatan SMPN 25 Kelurahan Baru Ulu menyampaikan pengerjaan jembatan SMPN 25 sudah berjalan 37 persen. Target penyelesaian pengerjaan dengan nominal sekitar Rp 20 miliar pada tanggal 9 Desember 2023.


"Kami melihat secara kasat mata para pekerja masih bekerja. Kami ingin pekerjaan ini kelar dan sesuai waktu dan dengan spek-spek yang ada," katanya.

Sejauh ini jembatan dengan panjang sekitar 200 meter ini menjadi salah satu akses anak sekolah, karena sekolah ini belum bisa dilalui mobil, hanya kendaraan motor. Ketika sekolah ada tamu atau saat melakukan kegiatan ataupun pertemuan, sehingga jembatan ini ditingkatkan untuk memudahkan kendaraan roda empat melintas.

"Alhamdulillah, pembangunan sekolah sudah kelar dan fasilitas juga harus dilengkapi, salah satunya jalan ini," katanya.

Sidak ketiga yakni pelebaran Jalan MT Haryono tepatnya di depan Hotel Maxone. Komisi III DPRD Balikpapan meninjau proyek senilai Rp 4,6 miliar. Progres pengerjaan sudah berjalan 32 persen.

"Mereka harus selesai di bulan Agustus 2023. Mereka baru satu bulan setengah mengerjakan peninggian jalan dengan panjang 225 meter," terangnya.

Tidak hanya mengerjakan perbaikan jalan dan trotoar saja tetapi juga melakukan pengaspalan jalan. "Saya berpesan kepada konsultan maupun kontraktor harus cepat kelar sebelum waktu yang ditentukan," katanya.

Komisi III DPRD Balikpapan saat sidak pelebaran Jalan MT Haryono tepatnya di depan Hotel Maxone. Selasa (27/6/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Komisi III DPRD Balikpapan saat sidak pelebaran Jalan MT Haryono tepatnya di depan Hotel Maxone. Selasa (27/6/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

Perwakilan PT Azka Jaya Konstruksi, Benni menyampaikan peningkatan jalan ini sesuai dengan target. Tidak ada kendala dalam pengerjaan, sehingga memudahkan dalam pekerjaan. "Masyarakat bersyukur jalan menjadi lebar," imbuhnya.

Saat ini sedang melakukan pengerjaan peninggian trotoar setelah itu mengerjakan agregat dan pengaspalan yang dikerjakan dalam satu hari saja.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar