Untuk mendukung peningkatan indeks literasi di Kaltim dibutuhkan gerakan literasi yang harus berkesinambungan, terintegrasi dan melibatkan semua pemangku kepentingan.
"Kita harus memfasilitasi hasrat membaca, walaupun kita memasuki era digital sebenarnya membaca buku atau bahan bacaan yang menarik juga perlu didorong," ujarnya.
Sebenarnya saat ini sudah mulai merevitalisasi perpustakaan daerah menjadi lebih menarik dan isinya cukup lengkap dan terbarukan. Tempatnya pun bisa digunakan kegiatan lain dalam meningkatkan wawasan seperti pelatihan.
"Literasi ini menjadi tugas bersama, agar bisa meningkat bukan hanya infrastruktur digital saja tetapi hal-hal seperti perpustakaan sekolah maupun umum, komunitas yang mulai mengembangkan taman bacaan dan lainnya," katanya.
Sementara itu, Kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa dan Sastra Badan Bahasa, Dr Iwa Lukmana , MA saat menjadi narasumber dalam sosialisasi tersebut menyampaikan literasi di Indonesia masuk dalam urutan ke 74 dari sekian ratus negara, sedangkan numerasi di urutan ke 73 dan science di urutan ke 71. Badan bahasa dalam membina literasi salah satunya pembuatan dan pencetakan buku.
"Literasi ini menjadi salah satu program prioritas dari badan bahasa. Literasi ini bukan hanya baca tulis tapi juga kemampuan menganalisis, kemampuan menarik kesimpulan secara kritis. Bahkan, kemampuan untuk menerapkan kepada sikap hidup dan keterampilan hidup," paparnya.
Begitu juga, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kaltim-Kaltara, Halimi Hadi Brata saat menjadi narasumber dalam sosialisasi menyampaikan berbagai cara dilakukan untuk bisa meningkatkan literasi yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, sekolah maupun masyarakat.
Semisal literasi di lingkungan masyarakat, anak itu harus dihargai bagi yang gemar membaca, mengadakan lomba saat hari besar nasional.
"Anak-anak itu dihargai yang rajin membaca. Kegiatan literasi itu benar-benar menyentuh hati nurani anak-anak, bahwa membaca sangat bermanfaat dan orang tua saat memberikan hadiah ke anak itu dengan memberikan buku,"pungkasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar