Selebgram

Setelah Jadi Selebgram, Mantan Bos Ajudan Pribadi Risih dengan Gaya Hidupnya

zoom-inlihat foto
Gaya Mewah Ajudan Pribadi Saat Makan di Pesawat Kelas Bisnis. Foto: Instagram ajudan_pribadi
Gaya Mewah Ajudan Pribadi Saat Makan di Pesawat Kelas Bisnis. Foto: Instagram ajudan_pribadi

BorneoFlash.com, SOLO - Mantan bos selebgram Ajudan Pribadi atau Muhammad Akbar yang ditangkap karena kasus penipuan senilai Rp 1,3 miliar buka suara.

Andi Rukman Karumpa, mantan bosnya ini mengaku sangat prihatin dengan kasus yang dialami Ajudan Pribadi.

"Saya prihatin dengan kondisi ini. Saya berharap Akbar bisa ikuti proses hukum, dia juga harus tanggung jawab, ini untuk jadi pembelajaran hidupnya. Agar dia jadi orang yang lebih baik," kata Rukman Andi kepada detikcom, demikian dilansir BorneoFlash.com, Rabu (15/3/2023).

Andi menjelaskan Akbar sudah tidak lagi bekerja dengannya sejak beberapa tahun lalu.

Alasan Andi Tak Kerja Sama dengan Akbar

Andi memutuskan untuk memutus hubungan kerja dengannya karena merasa cukup risih dengan gaya hidup Akbar setelah terkenal dan menjadi selebgram.


"Jadi Akbar ini awal mulanya saya yang bawa ke Jakarta, itu ikut dengan saya, bekerja dengan saya. Saya ini sudah sebagai orang tua angkat, dia sudah saya anggap sebagai anak angkat saya. Lalu dia sekarang jadi selebgram segala macam jadi (akun) Ajudan Pribadi. Saat mulai upload barang mewah saya mulai risih," sambungnya.

Andi sendiri mengatakan sudah sering mengingatkan Akbar untuk tidak menjalani bisnis ilegal setelah tak lagi bekerja dengannya.

Dia juga sudah menegur Akbarterkait bisnis mobil fiktif yang kini membuat Ajudan Pribadi itu ditangkap.

"Saya sudah sering ingatkan ke si Akbar. 'Akbar jangan lakukan hal-hal seperti ini. Orang tahu kamu pernah ikut saya, kamu bisa rusak nama saya. Jangan bisnis-bisnis yang haram, bisnis boleh yang penting halal,' sudah sering saya ingatkan, saya marahi. Akhirnya ada yang melaporkan kan," katanya.

Lebih lanjut, Andi berharap agar kasus yang menimpa Akbar saat ini bisa menjadi pembelajaran. Dia pun menegaskan tak akan melakukan pembelaan terhadap bekas anak buahnya tersebut.

"Biarkan saja untuk diproses. Saya tidak akan melakukan pembelaan, biarkan dia jalani hidupnya. Dia harus berubah. Saya mungkin akan datang sesekali untuk menjenguknya," ujarnya terkait kasus Ajudan Pribadi.

Sumber: Detik
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar