BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menerima kunjungan kerja (Kunker) Tim Komisi VII DPR RI di Balikpapan, Jumat (17/2/2023) dalam rangka melihat secara langsung proses operasional, produksi, dan pendistribusian gas di Wilayah Kerja (WK) Mahakam serta memperoleh informasi terkait kendala-kendala yang dihadapi.
Kunjungan dipimpin oleh H. Dony Maryadi Oekon, S.T. dari Fraksi PDI Perjuangan. Dalam kunjungan tersebut, Tim Komisi VII DPR RI berkesempatan mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bersama manajemen SKK Migas Pusat dan SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi (Kalsul) serta manajemen PT Pertamina Hulu Energi (PHE), PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), and PHM.
Turut hadir Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi, Prof. Ir. Tutuka Ariadji M.Sc., PhD., Deputi Eksploitasi SKK Migas, Wahju Wibowo; Direktur Utama PHE, Wiko Migantoro serta General Manager PHM, Krisna.
Deputi Eksploitasi SKK Migas, Wahju Wibowo memaparkan proses operasional, produksi, distribusi gas dan berbagai tantangan yang dihadapi di Wilayah Kerja (WK) Mahakam.
Selain itu, FGD juga membahas update perkembangan kegiatan hulu migas di Indonesia termasuk pembahasan insentif untuk mendukung keekonomian usaha migas.
“Dulu (WK Mahakam) pernah menjadi nomor satu pada awal tahun 2000an. Saat ini Wilayah Mahakam sudah memasuki masa mature dan mengalami natural decline. Akan tetapi, dengan segala upaya yang dilakukan oleh PHM terutama setelah mendapatkan insentif yang diberikan pada tahun 2021, produksi migas khususnya operasi di Mahakam mulai meningkat,” ungkap Wahju.
Wahju menambahkan, saat ini PHM merupakan KKKS kedua teraktif setelah WK Rokan dalam konteks pekerjaan peningkatan produksi di industri hulu migas di Indonesia.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar