BorneoFlash.com, SENDAWAR - Pelatihan Pendidikan Dasar (Diksar) Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama Angkatan ke - 3 (tiga) tahun 2022, menghasilkan sebanyak 48 peserta yang lulus dengan hasil yang baik dan siap untuk bertugas.
Kasat Binmas Polres Kutai Barat AKP Abdul Muthalib mewakili Dir Binmas Polda Kaltim Kombes Pol Anggie Yulianto Putro mengatakan bahwa profesi satpam merupakan ujung tombak keamanan bersama Polri mencegah gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
"Saya berpesan kepada seluruh anggota satuan pengamanan agar dapat terus meningkatkan profesionalisme. Terapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan untuk menjadi bekal di lapangan atau di tempat kerjanya masing-masing," ucapnya dalam penutupan diksar satpam gada pratama tahun 2022 yang dilaksanakan di Taman Budaya Sendawar (TBS).
"Untuk mengatasi gangguan keamanan maka diperlukan satpam yang memiliki keahlian dan keterampilan yang tidak mudah terprovokasi dan tidak melakukan tindak pidana apapun dan dapat menjauhi sifat arogansi."
Serta juga meningkatkan koordinasi yang baik dengan perusahaan atau kantordimana para peserta bertugas.
"Saya ucapkan selamat kepada seluruh peserta satpam. Selamat bertugas di tempatnya masing-masing. Dan saya nyatakan pelatihan diksar satpam gada pratama angkatan ke 3 tahun 2022 resmi ditutup," ujarnya dalam amanat tersebut.
Kemudian Direktur Utama PT Kubar Outsource Global (KOG) menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan angkatan ke 3 yang mana diikuti sebanyak 48 orang dengan pelatihan selama satu minggu dimulai sejak 10 Oktober lalu hingga 15 oktober 2022.
"Semua peserta dinyatakan dengan hasil yang cukup baik. Dan pelatihan dilaksanakan sesuai dengan yang diprogramkan. Dan diharapkan pelatihan ini terus berlanjut dan perusahaan lainnya dapat mengirimkan personel calon satpam untuk dilatih di PT KOG," kata Markus Dino dalam wawancara.
Sarjudi, dalam konfirmasi terpisah selaku Sekretaris DPC APSI Kutai Barat menyampaikan bahwa pada pelatihan angkatan ketiga ini diikuti oleh beberapa perusahaan dan masyarakat yaitu oleh PT G4S sebanyak 39 orang, PT TSA dan PT Riung masing-masing 2 orang, serta masyarakat umum sejumlah 4 orang dan total keseluruhan yakni 48 peserta satuan keamanan.
Disampaikan pula oleh salah satu perusahaan yang mengirimkan personilnya mengikuti pelatihan tersebut bahwa setiap sekuriti wajib memiliki gada pratama sebagai satuan keamanan di perusahaan.
"Jadi sebelum on site, kami mengirimkan tenaga satpam kami untuk mengikuti pelatihan satpam ini. Karena sekuriti saat ini sudah dijadikan profesi, jika tidak mengikuti pelatihan maka satpam tidak bisa melaksanakan tugas Uniform Security," tukas Kapten(Purn) Junir selaku Chief Security PT G4S dan juga Purnawirawan grup 3 Kopassus.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar